SuaraSumut.id - Polisi meringkus komplotan begal sadis yang merampok sejumlah driver ojek online (ojol) di lahan garapan Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Tiga di antaranya ditembak karena berupaya kabur saat disergap.
Polisi membekuk 6 orang pelaku begal masing-masing bernama Aldo (18), M Ramadhan alias Mamat (20), Iboy (32) dan Ferry Fadly alias Ferry Tato (38) yang semuanya warga Lau Dendang.
Kemudian, Theo Agustira Situmorang (20) warga Kecamatan Medan Timur dan seorang penadah Reno Ardiansyah (41) warga Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan.
"Mereka melakukan kejahatan di beberapa TKP di Kecamatan Percut Sei Tuan," ujar Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy JS Marbun kepada SuaraSumut.id, Jumat (1/3/2024).
Ia mengatakan, perbuatan komplotan pelaku begal ini sudah sangat meresahkan dan menyasar driver ojol yang mendapat orderan di lahan garapan di Desa Lau Dendang, Deli Serdang. Pelaku melancarkan aksinya sejak Januari hingga Februari 2024.
"Pelaku melakukan pengancaman menggunakan parang (senjata tajam), saat korban (ojol) mendapat orderan," kata Teddy.
Suasana di lahan garapan yang sepi, semakin memudahkan para pelaku merampok pengemudi ojol. Para korban yang takut nyawanya melayang, terpaksa menyerahkan sejumlah harta benda seperti sepeda motor dan handphone.
"Para tersangka merampas barang berharga milik korban, dengan melakukan pengancaman menggunakan kayu dan senjata tajam," imbuhnya.
Kapolrestabes melanjutkan pihaknya yang mendapat laporan kejadian terkait kejadian ini kemudian bergerak mencari para pelaku. Keenam pelaku akhirnya ditangkap dari lokasi terpisah.
Tiga orang tersangka, kata Teddy, terpaksa diberikan tindakan tegas terukur, ditembak di bagian kakinya karena melawan saat disergap. Ketiga tersangka yang ditembak masing-masing M Ramadhan alias Mamat, Ferry Tato dan Theo Agustira Situmorang.
Usai dilumpuhkan dengan timah panas ketiga tersangka lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mencabut peluru yang bersarang di kakinya.
Dari para tersangka bandit jalanan ini polisi mengamankan barang bukti 1 buah clurit, 1 buah parang, 1 buah bambu, 1 unit sepeda motor Honda Beat BK 3292 ALM dan 1 unit handphone.
"Para tersangka dikenakan dengan Pasal 365 ayat ke-2 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, 3 driver ojol menjadi sasaran korban begal ketika hendak menjemput penumpang di kawasan lahan garapan, Lau Dendang, Deli Serdang.
Akibat aksi begal ini, para korban bukan hanya kehilangan sepeda motor tapi juga jari tangannya nyaris putus akibat disabet senjata tajam oleh para pelaku begal.
Tag
Berita Terkait
-
Rumah Hakim PN Medan Kebakaran, Sengaja Dibakar atau Murni Kecelakaan?
-
Bacok Pedagang Sayur saat Pagi Buta, Aksi Komplotan Begal Sadis di Cakung Jaktim Viral!
-
Pria Viral Ngaku Anak Kasat Narkoba Medan Palak Pedagang di Deli Serdang Minta Maaf
-
Pria di Deli Serdang Ngaku Anak Kasat Narkoba Medan Palak Pedagang Viral, Begini Nasibnya
-
Polisi Ringkus 3 Pelaku Begal Sadis di Depok, Korban Perawat dan Bidan Luka Berat Disabet Sajam
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana