SuaraSumut.id - Puluhan emak-emak menggelar demontrasi di Polrestabes Medan di Jalan HM Said Medan, Rabu (6/3/2024) sore. Mereka mendesak agar ketua OKP berinisial DS yang ditangkap kasus dugaan penganiayaan dan pengerusakan dibebaskan.
Dalam aksinya, puluhan emak-emak datang dari kawasan Pancur Batu, Deli Serdang dengan menaiki kendaraan roda dua dan roda empat.
Mereka memblokade ruas Jalan HM Said Medan dan turut serta membawa poster bertuliskan tuntutan aksi.
Pimpinan aksi, Irvan JM Simatupang mengatakan bahwa penangkapan terhadap DS diduga merupakan bentuk kriminalisasi dan terkait dengan penolakan terhadap penyakit masyarakat yang ada di Kecamatan Pancur Batu berupa perjudian dan peredaran narkoba.
"Usaha galian C yang illegal di wilayah Pancur Batu yang sangat meresahkan masyarakat selama ini," ujarnya.
Irvan menyampaikan, ada 4 hal tuntutan massa aksi yang didominasi kaum emak-emak ini, antara lain tutup kegiatan segala perjudian yang ada di wilayah Pancur Batu dan tangkap pelaku Bandar judi yang ada di wilayah Pancur Batu.
"Tangkap dan tutup usaha galian C yang illegal yang ada di wilayah Pancur Batu," ungkapnya.
Dan tuntutan terakhir agar polisi membebaskan DS, yang kini ditahan di Polrestabes Medan.
"Bebaskan tokoh masyarakat Pancur Batu, Bapak Diamanta Sembiring yang diduga di kriminalisasi," ungkap Irvan.
Tak lama menyampaikan aspirasinya, sebanyak 5 orang perwakilan dari massa aksi kemudian dipersilahkan masuk ke Polrestabes Medan untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Diketahui, Polrestabes Medan menangkap DS (50) yang merupakan Ketua IPK Pancur Batu, ASG (28) Sekjen IPK Pancur Batu, EG (28), BST (24) dan MS alias C (39) atas kasus dugaan penganiayaan dan pengerusakan.
Peristiwa ini terjadi Jumat (1/3/2024), sopir yang mengangkut tanah timbun dari PT Key Key, menjadi korban penganiayaan. Penganiayaan ini bermula dari ketersinggungan dua kelompok OKP IPK dan PKN di Pancur Batu.
"Kemudian korban Ivan Sanzes (sopir) diberhentikan oleh lima orang pelaku yang tidak dikenal dan langsung melakukan pengerusakan terhadap truk dengan cara melempari kemudian pelaku juga ada melakukan penembakan yang viral kemarin menggunakan senapan angin," katanya.
Sopir truk yang terluka di bagian wajah karena ditembak senapan angin lalu membuat laporan ke polisi. Tak berhenti sampai di situ, pada hari yang sama pelaku juga menyerang sopir truk lainnya.
"Korban yang lain sopir truk juga Simon Tarigan yang merupakan sopir truk PT Key Key juga diberhentikan dan dilakukan pengerusakan terhadap korban dan ada yang melakukan penembakan senapan angin yang mengakibatkan korban luka," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Rumah Hakim PN Medan Kebakaran, Sengaja Dibakar atau Murni Kecelakaan?
-
Pemerintah Pusat Bakal Atur Izin Tambang Galian C
-
Pria Viral Ngaku Anak Kasat Narkoba Medan Palak Pedagang di Deli Serdang Minta Maaf
-
Pria di Deli Serdang Ngaku Anak Kasat Narkoba Medan Palak Pedagang Viral, Begini Nasibnya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Peduli Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa NTT
-
Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas
-
Viral Wanita Dianiaya Kekasih di Jalanan Medan, Pelaku Positif Narkoba
-
Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas
-
Warga Blokade Rel Kereta di Batubara Usai Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api