SuaraSumut.id - Wem Pratama (34) adalah seorang anak yang tega membunuh ibu kandungnya Megawati (56) di rumahnya Jalan Jalan Tuba III, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Ia mengaku tega menghabisi nyawa korban karena sakit hati.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Marbun menyampaikan kalau tersangka tak terima ditegur saat merokok di dalam rumah, Senin (1/4/2024) silam. Tersangka yang tidak terima dinasehati, lalu membalas berkata kasar ke ibunya.
"Tersangka sudah merasa tidak suka, dengan korban lalu mengatakan 'Kau udah macam hebat kali' sampai orang tuanya dilawan," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Polrestabes Medan Jalan HM Said Medan, Kamis (4/4/2024).
"(Motifnya) sakit hati karena sering dimarahi, kita pun kadang sering dimarahi mamak kita, kalau kita gak bisa menahan (diri) kan bisa saja marah melawan dengan mulut," sambungnya.
Teddy mengatakan, tak hanya berkata kasar, tersangka yang seperti orang kerasukan setan juga menganiaya korban dan menghabisi nyawanya lalu menguburkan jasad korban di belakang rumah.
"Pada malam hari tersangka menelpon istrinya yang berada di Batam dan mengatakan kalau tersangka telah membunuh ibunya dan selanjutnya istri tersangka mengadu ke keluarga, dan akhirnya kakak korban melaporkan ke Polsek Medan Area," jelasnya.
Atas perbuatannya tersangka dikenakan dengan Pasal 340 Junto 338 Kuhpidana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.
"Barang bukti 1 buah cangkul, 1 pisau carter, baju bercak darah berkas terbakar, potongan karton bertuliskan oma Mega 2024 (nisan), dan 2 buah handphone," ujarnya.
"Untuk kejiwaannya sedang diperiksa, nanti kita sampaikan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, pembunuhan sadis merenggut nyawa seorang wanita bernama Megawati (56) di Perumahan Annisa Jalan Tuba III Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai.
Pelaku pembunuhan sadis ini tak lain anak kandung dari korban bernama Wem Pratama (34). Usai membunuh nyawa ibunya, pelaku lalu mengubur jasad korban di bagian belakang rumahnya.
Kepala Lingkungan XIII, Maisal Putra menjelaskan kasus pembunuhan ini terungkap pada Rabu (3/4/2024) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh pihak keluarga.
"Sekitar pukul satu saya dikabari oleh keponakan si pelaku, langsung mendatangi TKP. Di situ kami lihat bersama si pelaku telah diamankan oleh warga," ujarnya kepada SuaraSumut.id di lokasi kejadian.
Maisal menjelaskan dari pengakuan pelaku terungkap kalau pembunuhan sadis ini terjadi pada Senin (1/4/2024) kemarin.
"Dia melakukannya (pembunuhan) saat orangtuanya pulang kerja masuk ke dalam rumah, langsung dihajar pakai tangan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan, Kemen PPPA Pastikan Hak dan Pendidikan Anak Tetap Terpenuhi
-
Anak SD Diduga Bunuh Ibu di Medan: Kejanggalan Kasus dan Mengapa Polisi Sangat Berhati-hati
-
Benarkah Sakit Hati Ditegur Jadi Motif Siswi SD Bunuh Ibu Kandung di Medan?
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Kunjungi AMPI Sumut, Zigo Rolanda Siap Bawa Semangat Baru Maju Caketum DPP
-
Ketua DPRD Sumut Erni Diperiksa Polda Sumut, Tegaskan Tak Berkaitan dengan Perkara Dhody Thahir
-
Investasi Syariah Makin Dilirik, BRI Wealth Management Dorong Strategi Diversifikasi
-
Komplotan Pencuri Motor Antarprovinsi Ditangkap di Medan, 71 Kali Beraksi, 2 Ditembak
-
Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi di Simalungun, Lima Paket Ganja Ditemukan