Riki Chandra
Kamis, 04 April 2024 | 14:07 WIB
Tampang anak durhaka di Medan yang tega bunuh ibu kandungnya sendiri. [Sura.com/M Aribowo]

SuaraSumut.id - Wem Pratama (34) adalah seorang anak yang tega membunuh ibu kandungnya Megawati (56) di rumahnya Jalan Jalan Tuba III, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Ia mengaku tega menghabisi nyawa korban karena sakit hati.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy Marbun menyampaikan kalau tersangka tak terima ditegur saat merokok di dalam rumah, Senin (1/4/2024) silam. Tersangka yang tidak terima dinasehati, lalu membalas berkata kasar ke ibunya.

"Tersangka sudah merasa tidak suka, dengan korban lalu mengatakan 'Kau udah macam hebat kali' sampai orang tuanya dilawan," ujarnya saat menggelar konferensi pers di Polrestabes Medan Jalan HM Said Medan, Kamis (4/4/2024).

"(Motifnya) sakit hati karena sering dimarahi, kita pun kadang sering dimarahi mamak kita, kalau kita gak bisa menahan (diri) kan bisa saja marah melawan dengan mulut," sambungnya.

Teddy mengatakan, tak hanya berkata kasar, tersangka yang seperti orang kerasukan setan juga menganiaya korban dan menghabisi nyawanya lalu menguburkan jasad korban di belakang rumah.

"Pada malam hari tersangka menelpon istrinya yang berada di Batam dan mengatakan kalau tersangka telah membunuh ibunya dan selanjutnya istri tersangka mengadu ke keluarga, dan akhirnya kakak korban melaporkan ke Polsek Medan Area," jelasnya.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan dengan Pasal 340 Junto 338 Kuhpidana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

"Barang bukti 1 buah cangkul, 1 pisau carter, baju bercak darah berkas terbakar, potongan karton bertuliskan oma Mega 2024 (nisan), dan 2 buah handphone," ujarnya.

"Untuk kejiwaannya sedang diperiksa, nanti kita sampaikan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pembunuhan sadis merenggut nyawa seorang wanita bernama Megawati (56) di Perumahan Annisa Jalan Tuba III Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai.

Pelaku pembunuhan sadis ini tak lain anak kandung dari korban bernama Wem Pratama (34). Usai membunuh nyawa ibunya, pelaku lalu mengubur jasad korban di bagian belakang rumahnya.

Kepala Lingkungan XIII, Maisal Putra menjelaskan kasus pembunuhan ini terungkap pada Rabu (3/4/2024) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh pihak keluarga.

"Sekitar pukul satu saya dikabari oleh keponakan si pelaku, langsung mendatangi TKP. Di situ kami lihat bersama si pelaku telah diamankan oleh warga," ujarnya kepada SuaraSumut.id di lokasi kejadian.

Maisal menjelaskan dari pengakuan pelaku terungkap kalau pembunuhan sadis ini terjadi pada Senin (1/4/2024) kemarin.

"Dia melakukannya (pembunuhan) saat orangtuanya pulang kerja masuk ke dalam rumah, langsung dihajar pakai tangan," ujarnya.

Load More