SuaraSumut.id - PT Pegadaian Kanwil I Medan memberangkatkan 220 pemudik secara gratis menggunakan enam unit bus. Para pemudik itu diberangkatkan ke enam daerah pada Kamis 4 April 2024.
"Ada 6 daerah mudik 2024, yakni Padang, Padangsidimpuan, Panyabungan, Rantau Prapat, Pekanbaru dan Aceh. Tujuannya salah satunya ingin membantu masyarakat secara luas yang kekurangan akses dalam moda transportasi untuk berangkat mudik. Sehingga mereka bisa berjumpa dengan sanak-saudara di kampung halaman," Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil I Medan Beni Martina Maulan.
Kegiatan ini, kata Beni, menjadi momentum bisa berbagi untuk mewujudkan niat baik pada masyarakat dan nasabah PT Pegadaian. Beberapa hari sebelumnya pihaknya juga sudah melaksanakan program Festival Ramadan Pegadaian.
Di mana ada 1.000 paket sembako gratis dibagikan kepada masyarakat serta bantuan pada anak-anak panti asuhan dan warga kurang mampu.
"Kita berharap, yang ikut mudik baik nasabah dan masyarakat bisa menikmati dan puas. Apalagi kemarin kita buka link pendaftaran secara online, kuota penumpang di hari kedua sudah penuh. Intinya mereka yang mudik ini logistiknya kita sediakan, lalu koper telah disusun rapi dan diberi tanda agar tidak tertukar," ujar Beni.
"Terkait tujuan lokasi mudik ini adalah saran dari nasabah. Kita buat kuesioner dan meminta bantuan memilih lokasi mudik. Selamat mudik, lancar di perjalanan dan selamat bertemu dan berkumpul keluarga nantinya," sambungnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan diwakili Kepala Bidang Pengendalian, Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Medan, Richard Medy juga mengucapkan selamat mudik dan mendoakan agar pemudik selama di perjalanan lancar. Ia juga mengucapkan terima kasih pada BUMN, terutama PT Pegadaian Kanwil I Medan.
“Begitu juga dengan ibadah puasa pemudik bisa lancar sampai pada saat berbuka. Terkait mudik ini, Pemko Medan juga menyediakan mudik gratis berjumlah 6.000 kuota, dengan tujuan 12 lokasi namun hanya wilayah Sumut saja paling jauh sampai Mandailing Natal (Madina)," jelasnya.
Ditambahkan, mudik gratis ini juga bisa mengurangi angka kemacetan di jalan dan angka kecelakaan. Ia juga berpesan pada sopir bus, dalam menjalankan kendaraan untuk mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.
“Pada pemudik juga tolong barang-barangnya untuk diperhatikan agar tidak hilang dan tertukar. Jangan gunakan barang mencolok, mengingat kejahatan bisa saja terjadi," cetus Richard.
Salah satu pemudik bernama Ina mengatakan, terbantu dengan adanya mudik gratis ini karena menjadi lebih hemat.
“Saya mau mudik ke Padang. Alhamdulillah cukup membantu kali lah. Kami saja sudah 3 orang yang berangkat dari Kota Medan, sudah berapa itu uangnya kalau beli tiket sendiri,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Persis Solo Datangkan Terens Puhiri untuk Pegadaian Championship 2026/2027
-
Daftar Harga Emas Pegadaian 17 juli: Antam, UBS, dan Galeri 24
-
Persis Solo Datangkan Juan Mera Sebagai Amunisi Baru, Ini Profilnya
-
Update Harga dan Buyback Emas Antam, UBS, Galeri 24 di Pegadaian
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas