SuaraSumut.id - Bakhtiar Ahmad Sibarani merupakan salah satu politikus Sumatera Utara (Sumut). Dirinya lahir di Pasar Batu Gerigis, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada 2 November 1984.
Bakhtiar Sibarani merupakan Bupati Tapanuli Tengah Periode 2017-2022. Sebelumnya, ia merupakan Ketua DPRD Tapteng. Dirinya memiliki saudara kandung bernama Rahmansyah Sibarani yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumut Periode 2019-2024.
Bakhtiar menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 153028 Barus, SLTP Negeri 1 Barus. Dirinya melanjutkan pendidikannya di SMK Farmasi Pharmaca Medan. Sementara jenjang pendidikan tinggi, Bahktiar meraih gelar sarjana hukum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Pada 13 Juli 2010, Bakhtiar menikah dengan Citra Zulianda Sari, adik kelasnya dulu di SMF Pharmaca Medan. Mereka pun dikarunia tiga orang anak, seorang putra dan dua orang putri.
Sebelum terjun ke dunia politik, Bakhtiar mengawali karir sebagai penjual ikan dan membuka jasa pengiriman ikan.
Ia juga sempat memiliki pangkalan minyak di Barus. Bisnisnya yang masih aktif mencakup tempat penjual dan penampung ikan (Tangkahan), serta angkutan.
Pendidikan
- SD Negeri 153028 Barus (1997)
- SLTP Negeri 1 Barus (2000)
- SMK Farmasi Pharmaca Medan (2003)
- Sarjana Hukum, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (2022)
Organisasi
- Sekretaris DPC Partai Demokrat Tapanuli Tengah (2008-2013)
- Ketua DPC Partai Hanura Tapanuli Tengah (2016-2018)
- Ketua Gadang (Ketua Besar) DPP Himpunan Kerukunan- Keluarga Barus (HIKKBAR)
- Ketua DPD Partai NasDem Tapanuli Tengah (2019-2024)
- Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Sumatera 1 (Aceh & Sumatera Utara) DPP Partai NasDem (2023–2024)
Daftar Calon Wali Kota Medan ke Gerindra
Diketahui, Bakhtiar Ahmad Sibarani mendaftar menjadi bakal calon Wali Kota Medan ke Parta Gerindra, pada Selasa 21 Mei 2024. Pendaftaran Bakhtiar Sibarani diterima langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Pilkada DPD Gerindra Sumut, Sugiat Santoso.
"Pertama sudah barang tentu melihatnya ibadah," kata Bakhtiar.
Bakhtiar mengaku tidak terpikir untuk maju setelah selesai menjadi Bupati Tapanuli Tengah. Namun karena adanya pertimbangan dari NasDem, ia ditugaskan mendaftar ke Gerindra.
"Saya ini hanya pemain, pelatih dan yang punya klub di Jakarta. Saya terpikir pun tidak maju Wali Kota Medan. Namun mungkin ada pertimbangan dari partai (NasDem) pusta, saya ditugaskan mendaftar ke Partai Gerindra," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Pro-Kontra Wacana Pilkada Melalui DPRD: Soroti Biaya Politik hingga Nasib Demokrasi
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pembangunan 103 Hunian Tetap di Tapanuli Utara Segera Rampung, Relokasi Dimulai Mei
-
Driver Ojol di Medan Tewas Tertabrak Kereta Api, Korban Terpental ke Kandang Ternak
-
Smartfren Fun Run 5G Medan Dukung Gaya Hidup Sehat dan Perkuat Pengalaman Digital
-
Isu Asesmen Jabatan di Pemkot Medan Picu Polemik, Ansor Soroti Kinerja Wali Kota
-
Dokter Mogok Massal, 13 Poliklinik RSUD Aceh Besar Ditutup