Kemudian, jika Anda menggunakan sampo yang bersifat mengeringkan atau bertujuan menghilangkan minyak (yang ditujukan untuk rambut berminyak). Hal tersebut juga dapat menyebabkan kuku menjadi kering sehingga mudah rapuh. Cobalah gunakan sisir khusus untuk keramas, guna menghindari kontak langsung kuku dengan sampo.
6. Hindari penggunaan kuteks gel atau akrilik
Meskipun produk ini disebut-sebut sebagai alternatif yang mudah bagi mereka yang kesulitan menumbuhkan kuku, penggunaannya yang sering dapat menyebabkan kuku terkelupas, sehingga melemahkannya.
Namun jika kondisi penampilan Anda mengharuskan untuk memakainya, pastikan untuk mengistirahatkan kuku setidaknya satu hingga dua minggu setelah dibersihkan, sebelum pemakaian selanjutnya.
Paparan sinar ultraviolet (UV) yang diperlukan untuk kuteks gel telah diidentifikasi sebagai faktor risiko kanker, meskipun diperlukan lebih banyak penelitian. Paparan sinar UV ini juga menyebabkan penuaan kulit yang memiliki pengaruh pada regenerasi dan kesehatan kuku.
7. Istirahatkan kuku Anda dari cat kuku
Meskipun cat kuku membuat tampilan kuku terlihat cantik dan menarik, namun kuku juga perlu untuk bernafas. Penggunaan cat kuku secara terus-menerus, sekalipun berbahan dasar air, tetap dapat meningkatkan potensi kerusakan kuku.
8. Jangan gunakan kuku sebagai alat
Gunakan ujung jari Anda untuk membuka kaleng soda atau gunakan klip kertas untuk meraih sesuatu di tempat yang kecil. Menggunakan kuku sebagai alat dapat menyebabkan kerusakan dan pengelupasan lapisan kuku yang pada akhirnya membuat kuku menjadi rapuh dan rusak.
9. Gunakan krim tangan dan kuku
Setelah menghilangkan cat kuku, atau jika Anda merasa kurang terhidrasi, gunakan krim tangan pada kuku. Anda dapat melakukan ini setiap kali sehabis mencuci tangan.
10. Ubah cara mengikir kuku
Mengikir kuku dengan gerakan maju mundur seperti gergaji justru bisa melemahkan kuku. Sebaliknya, lakukanlah dalam satu arah. Selain itu, jangan terlalu banyak mengikir bagian samping kuku karena terlalu banyak mengikir dapat melemahkan kuku.
Berita Terkait
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
Perkuat Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Ekosistem OSS
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Gaya Hidup Makin Sibuk, Vitamin dan Mineral Jadi Pilihan Sehari-Hari untuk Jaga Kesehatan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa
-
81 Tahun Indonesia Merdeka: Kondisi Jalan di Deli Serdang Sumut Kupak-kapik, Belum Merdeka?
-
Bamsoet Kecam Penurunan Bendera Merah Putih di Hari Damai Aceh
-
BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT
-
Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya