SuaraSumut.id - Harga bawang putih di Sumatera Utara (Sumut), masih tinggi, berkisar Rp 38 ribu-Rp 40 ribu per kilogram. Hal ini jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Kementerian Perdagangan Rp 32 ribu per kilogram.
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil I tengah mendalami penyebab tingginya harga bawang putih tersebut.
"Kami terus mendalami ini," kata Kepala KPPU Kanwil I Ridho Pamungkas, melansir Antara, Sabtu (8/6/2024).
Salah satu fokus perhatian pihaknya adalah informasi dari Pelindo yang menyebut minimnya aktivitas impor bawang putih di Pelabuhan Belawan pada tahun 2024. Situasi demikianlah yang menjadi pertanyaan pihaknya.
KPPU mempertanyakan dari mana suplai bawang putih yang jumlahnya masih relatif terjaga di Sumut meski harganya mahal.
"Apakah yang beredar itu stok lama, yaitu stok tahun lalu atau berasal dari Jawa yang dibawa dari darat? Informasi ini yang masih kami cari. Untuk itu, dua minggu lagi kami akan mengadakan pihak distributor," ujarnya.
Pada minggu pertama Juni 2024, panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan bahwa harga rata-rata bawang putih di Sumut berkisar Rp 40.220-Rp 40.930 per kilogram.
Terkait bawang putih, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut bahwa masih ada importir yang belum merealisasikan kuota impornya.
Kemendag mencatat, secara nasional, realisasi impor bawang putih baru mencapai 162.139 ton atau 46,42 persen dari izin impor yang telah diberikan sebanyak 349.290 ton. Tahun 2024, total impor bawang putih yang ditetapkan adalah sebanyak 669.526 ton.
Berkaitan dengan hal itu, Ridho menduga importir belum melakukan impor bawang putih, karena negara asal komoditas tersebut yakni China baru masuk musim panen pada Juli 2024.
Jika tetap mengimpor, Ridho menyebut itu berisiko mendatangkan bawang putih stok lama atau tahun 2023.
"Kalau diimpor sekarang, masa penyimpanannya semakin pendek. Harganya juga mahal karena belum panen," katanya.
Berita Terkait
-
Garuda Muda Tersingkir di Semifinal Piala AFF U-19 2026
-
Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik
-
Taklukkan Vietnam 2-1, Garuda Muda Melaju ke Semifinal Piala AFF U-19
-
Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan
-
Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, Bobby Nasution Gandeng RS Mata Cicendo
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Keluarga Merasa Janggal, Ekshumasi Jenazah Steven Sitorus di Toba Dilakukan
-
ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Flagship Baru untuk Profesional
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru