SuaraSumut.id - Tanaman ganja ditemukan di ladang warga di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut). Seorang ibu dan anaknya turut diamankan.
Kasat Narkoba Polres Simalungun AKP Irvan Rinaldy Pane mengatakan ladang ganja itu ditemukan di perladangan Juma Lepar, Nagori Ujung Bawang, Kecamatan Dolok Silau.
"Ladang tersebut milik tersangka SG alias Cege yang hingga kini masih dalam pengejaran," katanya, Senin (17/6/2024).
Rinaldy mengatakan informasi adanya ladang ganja itu diterima pada Kamis 13 Juni 2024 malam. Setelah diselidiki ladang itu milik SG.
Petugas kemudian menuju lokasi. Sesampainya di sana, anjing penjaga rumah menggonggong, mengindikasikan kedatangan petugas.
"Tersangka SG melarikan diri melalui dapur menuju jurang yang dipenuhi semak belukar. Upaya pengejaran oleh petugas tidak membuahkan hasil," ujarnya.
Di rumah tersebut, kata Rinaldy, petugas menemukan istri tersangka inisial SMB (38) dan anaknya RAG (17). Mereka lalu dibawa ke perladangan ganja tersebut.
Di sana petugas menemukan 24 batang tanaman ganja yang ditanam di antara pohon kopi. Tanaman ganja itu diperkirakan berumur sekitar satu tahun dengan tinggi kurang lebih satu meter.
"Tanaman ganja itu diikat pada pohon kopi atau bambu panjang agar tidak terlihat menonjol. Semua tanaman ganja dicabut dan diamankan sebagai barang bukti," ucapnya.
Selanjutnya, tanaman ganja beserta istri dan anak tersangka dibawa ke Polsek Dolok Silau guna pemeriksaan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Bongkar Ladang Ilegal di Hutan, TNI Temukan 740 Pohon Ganja di Pegunungan Bintang Papua
-
Mahasiswi IPB Jadi Korban Pengeroyokan Brutal Sekuriti PT TPL, Jaket Almamater Hangus Dibakar
-
Kronologi Mencekam Sekuriti-Pekerja Toba Pulp Lestari Serbu Warga Adat Sihaporas, Ibu-ibu Dipukuli
-
Pekerja Toba Pulp Lestari Serbu Warga Adat: Anak Disabilitas Dipukul, Rumah dan Posko Dibakar!
-
Kronologi Calon Jaksa Tewas saat Kejar Tersangka Korupsi Dana Desa di Asahan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas