SuaraSumut.id - Di era modern otomotif saat ini, pilihan transmisi mobil tidak hanya sebatas manual dan automatic. Namun, kedua jenis transmisi ini masih menjadi primadona bagi banyak pengendara.
Masing-masing menawarkan kelebihan dan kenyamanan yang berbeda, sehingga pilihannya tergantung pada kebutuhan Anda. Melansir dari Antara, Senin (17/6/2024), berikut perbandingan transmisi manual dan automatic:
- Kenyamanan
Transmisi otomatis mendapatkan keunggulan dari hal kenyamanan dalam berkendara. Hal ini dapat dirasakan, ketika pengguna menemukan kondisi jalan yang padat atau macet. Dengan transmisi ini, pengendara tidak perlu bersusah payah untuk menginjak pedal kopling dan rem. Pasalnya, sistem otomatis dari transmisi ini dapat mengaturnya secara otomatis.
Sedangkan untuk transmisi manual, pengendara yang terjebak dalam kondisi tersebut harus aktif dalam mengoperasikan pedal kopling ketika hendak melakukan pergantian gigi dan sangat melelahkan ketika berada dalam kondisi tersebut dengan waktu yang lama.
Namun demikian, tidak sedikit dari pengendara masih mengandalkan sistem transmisi manual dalam kesehariannya. Hal ini tidak bisa disalahkan, karena ini adalah pilihan masing-masing.
- Sensasi berkendara
Untuk sensasi berkendara, sistem otomatis sangat berbeda dengan sistem manual. Hal ini dikarenakan pengaturan perpindahan gigi dilakukan secara otomatis.
Dengan begitu, ketika mendapatkan kondisi jalan yang lengang pengendara tidak memiliki keleluasaan dalam mengontrol transmisi, karena semua sudah diatur secara otomatis yang menjadikan kontrol lebih atas kendaraan yang mereka bawa tidak terlalu signifikan.
Sementara itu, transmisi manual justru sebaliknya. Pengendara dengan transmisi ini, memiliki keleluasaan kontrol transmisinya. Hal ini juga bisa memberikan kepuasan bagi pengendaranya, karena mereka bisa terhubung dengan kendaraan yang mereka bawa.
- Proses mengemudi
Transmisi otomatis menjadi pilihan yang lebih mudah untuk dipelajari dan digunakan, terutama bagi para pengendara pemula. dengan transmisi otomatis, mereka tidak perlu belajar tentang koordinasi antar kopling dan perpindahan gigi yang cukup menantang.
Sedangkan untuk pengguna transmisi manual, merk harus terbiasa dengan penggunaan pedal kopling dan mengetahui kapan harus mengganti gigi berdasarkan kecepatan dan beban mesin.
Berita Terkait
-
Cara Mengatasi Masalah Perpindahan Gigi pada Mobil Manual
-
Produsen Otomotif Mulai Khawatir Imbas Tarif Baru Trump, Ekonomi Indonesia Bisa Terdampak?
-
Tren Bisnis Moda Transportasi: Pembeli Tuntut Layanan Ekstra Hingga Purna Jual
-
Adopsi Teknologi Diamond Sense, Mitsubishi Xforce Makin Nyaman dan Aman Saat Dikendarai
-
Poster IMX 2025 Resmi Meluncur, Representasikan Evolusi Industri Otomotif Indonesia
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps
-
Ngeri! Tukang Ojek di Sergai Digorok Penumpang Pakai Cutter