SuaraSumut.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul, menemukan cacing hati atau fasciola hepatica pada puluhan hewan kurban yang dipotong saat Idul Adha 1445 H. Cacing ini ditemukan di sapi, kambing, dan domba.
"Hasil pemantauan sementara terhadap pemotongan hewan kurban, ditemukan fasciola hepatica hewan kurban," kata Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul Joko Waluyo, melansir Antara, Senin (17/6/2024).
Menurutnya dia, 85 cacing hati itu ditemukan dari 3.058 sapi, tujuh kambing dari yang dipotong sebanyak 3.169 ekor, dan domba dari sebanyak 4.450 ekor, ditemukan cacing hati pada sebanyak 13 ekor.
Namun demikian, daging hewan kurban yang terkena cacing hati aman dikonsumsi. Bagian hati yang mengandung cacing saja yang harus dibuang atau dimusnahkan.
"Kalau fasciola itu aman, daging tetap bisa dikonsumsi. Hatinya yang kena cacing seperti rumah tawon itu dihilangkan, dipotong, yang tidak ada cacing bisa diolah dimasak dengan matang, tidak masalah," ujarnya.
Masyarakat maupun sohibul kurban tidak perlu mengkhawatirkan temuan cacing hati pada hewan kurban. Sebab, fasciola hepatica bukan merupakan penyakit zoonosis atau yang menular ke manusia yang mengkonsumsi, sehingga daging aman dikonsumsi.
Dirinya mengatakan penyebab temuan cacing hati ini adalah karena pakan ternak atau rumput yang diberikan oleh peternak mengandung keong.
"Keong ini menempel pada rumput yang dipotong dari sawah dan belum dijemur atau diangin-anginkan untuk menghilangkan kelembaban," katanya.
Berita Terkait
-
Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul: Polda DIY Periksa 31 Saksi, Segera Tetapkan Tersangka!
-
BRI Bantul Salurkan KUR hingga Rp1,25 Triliun per Mei 2026, Dorong Kemajuan UMKM dan Ekonomi Daerah
-
Kemenag: Jumlah Hewan Kurban Iduladha 2026 Tembus 2 Juta Ekor
-
Demi Jalan-Jalan Lepas Penat, Ibu di Bantul Tega Lakban Mulut dan Kaki Balitanya di Kontrakan
-
Bukan Cuma Satu, Ini Bocoran Calon Tersangka Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
BNN Sumut Bongkar Sebuah Rumah di Helvetia, Total 8 Kg Sabu Disita
-
Eks Direktur Pelindo Korupsi Pengadaan Kapal Divonis 5 Tahun Penjara
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Viral Siswa Seberangi Sungai di Atas Tali, Pemerintah Aceh Desak BNPB Bangun Jembatan
-
2 Anak Medan Ditangkap Kasus Narkoba Lintas Pulau, Modus Kirim Paket Ekspedisi