SuaraSumut.id - Seorang jemaah haji asal Debarkasi Surabaya, meninggal dunia di RSUD Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serang, Sumatera Utara (Sumut).
Kejadian ini terjadi setelah pesawat Saudi Arabian Airlines yang ditumpangi melakukan pendaratan teknis (technical landing) di Bandara Kualanamu.
"Seorang haji atas nama Sadi Baiman wafat di RSUD Amri Tambunan," kata Sekretaris PPIH Debarkasi Medan Zulfan Efendi, melansir Antara, Kamis (27/6/2024).
Sadi sempat mengalami penurunan kesadaran selama perjalanan udara dan dirujuk ke rumah sakit. Meskipun telah mendapatkan perawatan intensif, ia dinyatakan meninggal pada Rabu 26 Juni 2024.
"Sadi dirujuk ke RSUD Amri Tambunan pukul 13.00 WIB, sempat dirawat intensif sebelum dinyatakan wafat pada Rabu 26 Juni 2024 pukul 3.30 WIB," ujarnya.
Tim Technical Landing Debarkasi Medan terus mendampingi Sadi mulai dari Bandara Kualanamu hingga penyelenggaraan fardu kifayah.
"Jadi kemarin pukul 14.00 WIB jenazah sudah kita terbangkan tujuan Surabaya menggunakan pesawat," jelasnya.
Kasi Angkutan Udara, Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Arief Budiman mengatakan 101 pesawat melakukan pendaratan teknis untuk mengisi avtur pada masa kepulangan jamaah haji di Bandara Kualanamu.
"Kemarin sudah dua pesawat SV (Saudi Arabian) melakukan pendaratan teknis di Kualanamu untuk melanjutkan perjalanan ke debarkasi haji," jelasnya.
Ke-101 pesawat yang membawa jamaah haji Tanah Air dari Arab Saudi tersebut, kata dia, dilayani oleh dua maskapai yakni Garuda Indonesia dan Saudi Arabia pada 22 Juni sampai 21 Juli 2024.
Rinciannya 55 penerbangan haji dilayani Garuda Indonesia menuju lima debarkasi Tanah Air, seperti Banjarmasin, di Kalimantan Selatan satu kloter.
Kemudian Lombok di Nusa Tenggara Barat empat kloter, Solo di Jawa Tengah lima kloter, Makassar di Sulawesi Selatan 14 kloter, dan Jakarta di Banten 31 kloter.
"Terakhir pesawat Saudi Arabia melayani jamaah haji Debarkasi Surabaya di Jawa Timur sebanyak 46 kloter," kata Arief.
Berita Terkait
-
Pemerintah Kawal Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi
-
Jelang Putusan Praperadilan Gus Yaqut, KPK Optimis: Seluruh Proses Dilakukan Sesuai Perundangan
-
Mahfud MD Heran Gus Yaqut Jadi Tersangka: Kuota Haji Itu Bukan Kerugian Negara!
-
Ahli BPK Bongkar Dugaan Penyimpangan di Sidang Praperadilan Kasus Kuota Haji
-
BPK Jelaskan soal Kerugian Keuangan Negara dalam Sidang Praperadilan Gus Yaqut di PN Jaksel
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Resmikan Jembatan Bailey di Nias Selatan, Jenderal Maruli: Kini Warga Tak Lagi Terisolasi
-
Pria di Tapteng Aniaya Istri Usai Pulang Mabuk, Pelaku Ditangkap
-
Review Rapika: Pelicin Pakaian Untuk Memudahkan Aktivitas Menyetrika
-
IOH Pulihkan 800 BTS Terdampak Bencana Aceh, Pastikan Masyarakat Tetap Terhubung hingga Lebaran
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter