SuaraSumut.id - Sejumlah orang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumut Bersatu menggelar aksi demo di Polda Sumut, Kamis (4/7/2024). Mereka mendesak agar polisi serius mengusut kebakaran maut rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu (47) di Kabanjahe, Karo.
Mereka menyampaikan keprihatinan atas peristiwa kebakaran yang merenggut nyawa empat orang manusia di rumah wartawan tersebut.
"Kami berharap Polda Sumut memberikan atensi lebih dalam perkara ini," kata Yoel Kevin Sihombing, mahasiswa dari USU yang turut hadir dalam demo itu.
Dirinya menyampaikan peristiwa itu patut diduga bukanlah murni musibah kebakaran. Sebab, sebelum terjadinya kebakaran, korban yang merupakan wartawan Tribrata TV sedang menyoroti aktivitas judi diduga melibatkan oknum aparat di Kabanjahe.
"Kita sebagai mahasiswa, masyarakat, merasa tidak senang adanya praktek seperti ini. Kita ketahui bareng-bareng bahwa insiden ini menimbulkan spekulasi adanya oknum bermain di dalamnya," ujar Yoel.
Oleh karena itu, mereka mendukung Polda Sumut memberikan atensi khusus atas kebakaran ini dan menggali kebenaran sebenar-benarnya dalam melakukan penyelidikan.
"Harapannya kepolisian membentuk tim khusus terkait kejadian ini. Kalau ada tim khusus proses penyelidikan dapat ditangani dengan netral dan berkeadilan," ungkapnya.
Mahasiswa: CCTV Saat Kejadian Tidak Berfungsi
Sementara itu, koordinator lapangan Febrino Sipayung mengatakan kasus kebakaran ini memang penuh kejanggalan. Mulai dari korban yang sempat menyoroti judi, hingga adanya CCTV yang tidak berfungsi.
"Kami hadir atas hati nurani tanpa ada titipan. Kami minta ke Kapolda supaya turun langsung memeriksa kasus ini karena banyak prasangka rumah korban bukan terbakar, melainkan dibakar," jelasnya.
"Hal ini didukung bahwa tetangga tersebut mempunyai rekaman CCTV, namun pada saat kejadian CCTV tidak berguna sesuai fungsinya," sambungnya.
Febrino menduga kalau rumah Sempurna Pasaribu sengaja dibakar usai memberitakan soal perjudian.
"Hasil audiensi tadi, Kapolda sudah di tanah Karo untuk memeriksa seluruhnya kejadian awal dibakar apa dibakar. Dugaan kami rumah tersebut dibakar, karena sehari sebelum kejadian saudara Rico membuat berita memberantas perjudian di Tanah. Setelah dia membuat berita itu kemudian besoknya sudah dilenyapkan," pungkasnya.
Massa aksi menegaskan pihaknya akan terus mengawasi proses penyelidikan-penyidikan kasus kebakaran maut di rumah wartawan di Karo. Demo ini juga tak akan berhenti sekali ini saja.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran di rumah wartawan, Sempurna Pasaribu (47) di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) yang merenggut nyawa 4 korban jiwa, Kamis (27/6/2024) kemarin, masih menyisakan kejanggalan.
Kebakaran ini merenggut nyawa wartawan tersebut. Tragisnya, tiga orang anggota keluarganya yang tak berdosa juga meninggal terbakar. Ketiga korban yakni istrinya, Elfrida Ginting (48), anaknya, Sudi Investi Pasaribu (12) dan cucunya, Lowi Situngkir (3).
Berita Terkait
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik
-
Viral Warung Mie Babi Didemo, Pemilik Tetap Bertahan dan Tuai Dukungan
-
Gelar Aksi, Massa Desak KPK Sita Aset Kalla Group Jika Galbay di Proyek PLTA Poso
-
Demo Kaltim Dipicu Apa? Ini Fakta Aksi Besar Ribuan Warga 21 April 2026
-
3.000 Massa Geruduk Kantor Gubernur Kaltim, Desak Audit dan Stop Politik Dinasti
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Dibawa ke Kantor Polisi, Lurah di Tapteng Mendadak Pingsan Saat Mau Dites Urine
-
Sumatera Utara Perpotensi Diguyur Hujan 27 April hingga 4 Mei 2026
-
Remaja Tewas Usai Motor Ditendang di Medan, Pelaku Tersinggung Diteriaki Saat Berpapasan
-
Aceh Bangkit dari Bencana? BI Optimistis Ekonomi Tumbuh hingga 4,6 Persen pada 2027
-
Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun