SuaraSumut.id - Mendagri RI Tito Karnavian memberikan tanggapan terkait dengan netralitas aparatur sipil negara (ASN) di Pilkada Sumut. Diketahui, Bobby Nasution, menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi ikut bertarung dalam kontestasi Pilkada Sumut 2024 sebagai calon Gubernur.
"Jadi masalah netralitas ASN ini sudah ada aturan, undang-undang Pilkada," kata Tito dalam acara Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Wilayah Sumatera di Medan, Selasa (9/7/2024).
Selain undang-undang, kata mantan Kapolri itu, juga telah ada kesepakatan dengan beberapa instansi yang menyangkut masalah ASN yaitu Kemenpan RB, Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), Bawaslu dan Kemendagri.
"Nanti kalau ada pelanggaran netralitas, mekanismenya sama Bawaslu yang akan melaksanakan investigasi, bisa dilakukan mediasi, bisa juga dilanjutkan proses pidananya, bila melanggar aturan pidana," ujar Tito.
Selain Bawaslu, inspektorat juga dapat melakukan langkah-langkah dan menjatuhkan sanksi administratif. "Saya sudah mengingatkan berkali-kali kepada ASN agar menjaga netralitas, dan briefing yang kita lakukan hampir 3 bulan sekali," ungkapnya.
Mantan Kapolri ini menjelaskan pihaknya juga mengaktifkan aparatur internal pengawas untuk mendengar suara publik, suara media dan lain-lain.
"Kalau ada (pelanggaran netralitas) segera kita pro aktif melakukan langkah investigasi bersama jajaran inspektorat," ujarnya.
ASN Boleh Kampanye Asal..
Tito menuturkan bahwa ASN juga berbeda dengan TNI-Polri yang sama sekali tidak memiliki hak untuk memilih.
"Kalau teman-teman ASN mereka memiliki hak pilih, sehingga dalam Undang-undang Terkait Pilkada atau Pemilu nomor 7 tahun 2017, rekan-rekan ASN diperbolehkan hadir pada saat kampanye, hadir boleh, kenapa? Karena dia memiliki hak pilih," katanya.
Menurut Tito, ASN boleh menghadiri kampanye secara pasif, yakni mendengarkan visi misi calon kepala daerah.
"Dia boleh mendapatkan kesempatan mendengar apa visi misi calon pemimpin di mana dia punya hak pilih, " katanya.
"Sehingga dia punya preferensi bahan dia mau milih siapa. Yang tidak boleh dia (ASN) kampanye aktif," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
-
Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional
-
Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional
-
Mualem Minta Daging ke Tito dan Purbaya untuk Warga Aceh: Impor Boleh Pak
-
Pengamat Soroti Peran Sentral Mendagri Dalam Percepatan Penanganan Bencana Sumatra
-
Pesan Mendagri ke Daerah Kaya: Jangan Simpan Anggaran, Bantu Korban Bencana
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Kereta Laga Kambing di Deli Serdang, 1 Orang Tewas
-
Lantik 17 Pejabat Fungsional-3 PNS, Kakanwil Imigrasi Sumut Sampaikan Pesan Penting
-
Pasutri Pengedar Sabu di Medan Ditangkap, Uang-Perhiasan Senilai Rp 500 Juta Disita
-
Dorong Investasi, Imigrasi Sumut Hadirkan ULTIMA di KEK Sei Mangkei
-
Perluas Layanan Global, BRI Bawa QRIS Cross Border BRImo ke Jaringan Merchant di China