SuaraSumut.id - Cuaca panas yang melanda Banda Aceh mencapai suhu mencapai 37,4 derajat Celsius. Kondisi ini bisa memicu katarak hingga serangan jantung.
Hal itu dinyatakan oleh Ahli Biomedical Sciences, Endocrine And Metabolic Disorder dari Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, dr Zulkarnain.
"Kalau cuaca ekstrem di Banda Aceh tidak diatasi dengan minum yang cukup, bisa menyebabkan serangan jantung, karena jantung harus memompa oksigen terus-menerus," kata dr Zulkarnain, dikutip dari Antara, Sabtu (28/7/2024).
Menurutnya, hal itu bisa terjadi karena cuaca panas menyebabkan melebarnya pembuluh darah dan berkurangnya cairan dalam tubuh. Sebagai akibatnya, jantung harus memompa oksigen dengan kuat agar dapat mencapai ke seluruh bagian tubuh.
Akibat lainnya, sirkulasi darah juga bisa melambat dan membuat tekanan darah menjadi rendah (hipotensi) karena oksigen yang dibawa jantung ke otak sangat sedikit akibat kurangnya cairan dalam tubuh.
"Di dalam darah fungsinya membawa oksigen, saat oksigen yang dibawa mencapai otak juga berkurang, makanya kadang-kadang orang yang berada di luar saat sedang cuaca panas akan mengalami migrain (sakit kepala)," ujarnya.
Ia juga menyampaikan, jika terus-menerus berada di dalam suhu yang sangat ekstrem tanpa perlindungan, bukan hanya gejala migran dan sakit kepala saja, tetapi juga bisa menyebabkan pembuluh darahnya pecah (heatstroke).
Heatstroke atau sengatan panas merupakan sebuah kondisi yang terjadi ketika suhu tubuh seseorang mengalami peningkatan secara drastis hingga 41 derajat Celsius dalam waktu cepat. "Seperti yang kita tahu stroke dapat membuat anggota gerak menjadi lemah hingga kelumpuhan," katanya.
Selain itu, lanjut dr Zulkarnain, cuaca panas dari sinar matahari juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Apabila terus-menerus bisa berakibat pada penuaan kulit dan lebih bahaya juga membangkitkan sel kanker.
"Karenanya dianjurkan memakai pakaian yang menutupi seluruh tubuh, tidak ketat dan berwarna hitam karena cepat menyerap keringat dan bisa membuat cepat terbakar disertai memakai sunscreen minimal SPF 30, lebih bagus SPF 40-45 kalau cuaca panasnya 35 derajat ke atas," ujarnya.
Tidak hanya itu, cuaca panas juga dapat menyebabkan kerusakan pada mata, karena lensa mata yang berupa cairan menjadi keruh apabila terus menerus terpapar sinar matahari tanpa proteksi.
"Problem cuaca panas ini bisa mempercepat mata katarak. Makanya, dianjurkan memakai kacamata hitam (reben)," katanya.
Maka dari itu, dr Zulkarnain menganjurkan agar masyarakat di wilayah Aceh yang sedang dilanda cuaca panas menghindari berada di luar rumah, tetapi apabila terpaksa sekali gunakanlah proteksi.
"Perbanyak minum air putih minimal dua liter agar tidak kekurangan cairan. Dianjurkan juga memakan buah-buahan segar yang mengandung banyak cairan," katanya.
Berita Terkait
-
Cuaca Panas Ekstrem? Ini 4 Lip Balm SPF 50 Biar Bibir Nggak Gosong!
-
Kuba 'Kiamat Kecil' Gara-gara Mati Listrik, Negara Lumpuh Total di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
-
Suhu Tembus 43 Derajat Celsius, Panas Ekstrem Hantui Laga Piala Dunia
-
Gempa Dangkal Guncang Bener Meriah Aceh, BMKG Imbau Warga Tetap Tenang
-
Akses Jembatan Krueng Tamiang Kembali Dibuka, Kementerian PU Pulihkan Konektivitas Warga
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional
-
Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama