SuaraSumut.id - Pemkab Purwakarta telah melaksanakan vaksinasi rabies untuk 1.547 hewan, termasuk kucing dan anjing, dari Januari hingga Agustus 2024. Ini merupakan bagian dari target vaksinasi rabies sebanyak 2.647 hewan sepanjang tahun ini.
Kadis Peternakan dan Perikanan Purwakarta Ida Hamidah mengatakan, ribuan kucing dan anjing peliharaan maupun liar di Purwakarta divaksinasi rabies. Langkah itu ditempuh untuk mencegah penularan penyakit tersebut kepada manusia. Selain kucing dan anjing, lanjutnya, vaksinasi rabies juga dilakukan terhadap monyet dan musang.
"Semua hewan yang kami vaksinasi itu merupakan jenis yang masuk dalam kategori hewan penular rabies. Vaksinasi kami lakukan kepada hewan-hewan peliharaan atau hewan liar," katanya melansir Antara, Senin (19/8/2024).
Catatan Dinas Peternakan dan Perikanan Purwakarta, dalam empat tahun terakhir pihaknya telah melakukan vaksinasi hewan-hewan penular rabies sebanyak 8.719 ekor.
Rinciannya, tahun 2021 sebanyak 2.525 ekor, tahun 2022 sebanyak 2.647 ekor, tahun 2023 sebanyak 2.000 ekor. Sementara tahun 2024, sepanjang Januari-Agustus yang sudah divaksinasi mencapai 1.547 ekor. Jumlah itu akan bertambah sesuai angka target vaksinasi rabies tahun 2024 sebanyak 2.647 ekor.
"Pemberian vaksin rabies sisa target tahun 2024 akan kembali dilaksanakan bersamaan dengan Peringatan Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day) pada 28 September 2024 nanti. Kami optimistis target itu akan tercapai," ujarnya.
Menurutnya, mayoritas hewan penular rabies yang divaksinasi adalah jenis kucing dan anjing yang jumlahnya mencapai ribuan ekor. Sementara hewan jenis monyet dan musang sangat kecil, hanya mencapai puluhan ekor saja.
"Hewan yang kami vaksinasi itu merupakan hewan peliharaan maupun hewan liar yang berkeliaran bebas di sekitar lingkungan pemukiman warga masyarakat. Itu yang menjadi prioritas target vaksinasi, untuk mencegah berjangkitnya rabies di Purwakarta," kata Ida.
Berita Terkait
-
Realisasi vaksinasi rabies di Jakarta
-
Setelah Kasus Gigitan Anjing Rabies, Tabanan Evakuasi Anjing Liar
-
10 Ribu Hewan di Jaksel Ditargetkan Bebas Rabies 2024
-
Jaga DKI Jakarta Bebas Rabies, Pemkot Jakbar Vaksinasi Monyet Hingga Musang
-
Kematian Akibat Rabies Tembus 90 Kasus Hingga Agustus 2023: Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mahasiswa Ngebut Bawa Mobil Tabrak Motor di Medan, IRT Tewas
-
Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh
-
5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal
-
5 Kebiasaan yang Bikin Kamu Cepat Tua, Sering Dianggap Sepele
-
Kenali Sebelum Salah Ucap! 5 Kata Kasar dalam Bahasa Batak dan Artinya