- Enam orang ditangkap di Jalan Multatuli, Medan, pada 30 Mei 2026 karena menyerang polisi saat penggerebekan bandar narkoba.
- Hasil tes urine menunjukkan keenam pelaku positif mengonsumsi narkotika jenis sabu dan terbukti menghalangi petugas kepolisian.
- Polisi menyita barang bukti narkotika serta masih memburu tersangka utama berinisial FF yang melarikan diri saat kejadian.
SuaraSumut.id - Polisi menangkap enam orang yang menyerang polisi saat penggerebekan terduga bandar narkoba di Jalan Multatuli, Kecamatan Medan Maimun.
Mereka masing-masing berinisial MRS alias Duan, DP alias Deka, AP alias Yoga, FH alias Fajar, RR alias Rendi dan RZ alias Rahmad.
"Enam orang ditangkap," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Sabtu, 30 Mei 2026.
Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, kata Ferry, keenamnya positif menggunakan narkoba.
"Dari hasil tes urine, keenam orang yang diamankan positif amphetamine atau narkotika jenis sabu," ujarnya.
Kronologi Polisi Diserang Warga
Ferry mengatakan, peristiwa terjadi pada Kamis, 28 Mei 2026 sore. Saat itu petugas sedang menyelidiki seorang target operasi (TO) diduga sebagai bandar narkoba.
Petugas lalu melakukan undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli terhadap terduga bandar narkoba berinisial FF alias Apeng (40).
Baca juga:
Viral Polisi Dilempari Saat Gerebek Narkoba di Medan, Terduga Pengedar Lepas
"Saat itu petugas memperoleh paket sabu pelaku," ungkapnya.
Namun saat proses penangkapan berlangsung, sejumlah warga tiba-tiba menyerang petugas dengan lemparan batu hingga membuat situasi ricuh.
"Dalam kondisi tersebut, target utama FF alias Apeng berhasil melarikan diri," jelasnya.
Petugas kemudian meminta bantuan personel Brimob BKO dan Polsek Medan Kota untuk melakukan pengamanan tambahan. Kemudian tim menangkap enam orang yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.
Selain mengamankan para pelaku penyerangan, polisi juga menyita barang bukti berupa sabu seberat bruto 2,45 gram, timbangan digital, alat sekop sabu, plastik klip kosong dan sejumlah barang lainnya yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.
'Seluruh pelaku yang menyerang dan menghalangi petugas saat menjalankan tugas penegakan hukum akan diproses tegas," katanya.
Saat ini Ditresnarkoba Polda Sumut masih memburu FF alias Apeng yang melarikan diri saat proses penindakan berlangsung.
Berita Terkait
-
2 Pemadat Ditangkap Polisi saat Asik Nikmati Sabu di Gubuk Kampung Boncos Palmerah
-
Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin
-
Berkedok Bengkel di Pidie, Jaringan Clandestine Lab Racik Sabu 'Blue Ice' Berkualitas Super
-
Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China
-
PSMS Medan vs Persija Jakarta Jadi Laga Pembuka League Cup 2026, Catat Tanggalnya!
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC