SuaraSumut.id - Polisi menangkap lima orang saat demo menolak RUU Pilkada di DPR Aceh. Kelimanya saat ini sudah dibebaskan.
"Alhamdulillah kelima orang yang ditangkap saat aksi semuanya sudah dibebaskan," kata Direktur Koalisi NGO HAM Aceh, Khairil Arista, melansir Antara, Sabtu (24/8/2024).
Sebelumnya, seribuan mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen sipil menggelar demo menolak RUU Pilkada karena dinilai menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Aksi yang berlangsung hingga malam itu berakhir ricuh. Polisi kemudian menangkap lima orang yang melakukan aksi tersebut.
Mereka yang ditangkap yaitu dua mahasiswa UIN Ar-Raniry bernama M Defri Siregar dan M Haikal, satu mahasiswa UBBG Habib Rizki, satu mahasiswa USK Banda Aceh Azhar Maulana.
Satu peserta aksi lainnya yang ditangkap adalah anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh, Rahmad Maulidin.
Setelah diambil keterangan oleh pihak kepolisian, mereka dibebaskan sekitar pukul 01.20 WIB. Mereka disambut para anggota mahasiswa dan elemen sipil Aceh lainnya.
Pihaknya memastikan bahwa para mahasiswa yang ditangkap semuanya dalam keadaan baik. Selama di Mapolresta, mereka hanya dimintai keterangan saja.
"Semuanya sudah bebas dan masih dalam keadaan sehat," katanya.
Berita Terkait
-
Massa Demo di Patung Kuda Tuntut Prabowo Stop MBG, Dananya Kasih ke Korban Karhutla!
-
Demo Besar 24 Oktober di Prancis: Walkot Paris Perintahkan Polisi Biarkan Penjarah
-
Menolak Ego Sektoral: Ini yang Akan Dikritik Tan Malaka dari Demo DPRD DIY
-
Menlu Arrmanatha Imbau WNI di Eropa Tak Ikut-ikutan Unjuk Rasa, Tapi Fokus Bekerja
-
Sindir Pemerintah soal Karhutla, Enter Nusantara Demo Sambil Joget
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit