SuaraSumut.id - Pemkab Aceh Barat baru menerima pengembalian kerugian keuangan daerah Rp 57,8 juta dari total temuan Rp 984,4 juta berdasarkan hasil audit BPK di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh.
Kepala Inspektorat Kabupaten Aceh Barat, Zakaria Mahmud, menyatakan bahwa sisa yang belum dikembalikan oleh ASN, dokter, dan manajemen RSUD itu mencapai Rp926,8 juta.
"Dari total temuan BPK-RI sebesar Rp 984,4 juta, yang sudah mulai dikembalikan baru sebesar Rp 57,8 juta lebih," katanya melansir Antara, Selasa (27/8/2024).
Dirinya mengatakan temuan kelebihan pembayaran jasa medis Rp 834,6 juta telah dikembalikan sebesar Rp 44,6 juta. Sehingga tersisa yang belum dikembalikan atau belum ditindaklanjuti Rp 789,8 juta lebih.
Sedangkan temuan terkait uang makan minum Rp 137,4 juta baru dikembalikan Rp 10 juta. Sisa uang yang belum ditindaklanjuti pengembaliannya Rp 127,4 juta lebih.
Selain itu, temuan terkait perjalanan dinas sebesar Rp 12,2 juta baru dikembalikan Rp 2,7 juta, dan saat ini masih tersisa sebanyak Rp9,4 juta.
Meskipun batas waktu pengembalian dana telah melewati tenggat 21 Juli 2024, pemerintah daerah terus berupaya menindaklanjuti temuan dimaksud, agar dana itu dapat dikembalikan sepenuhnya ke kas daerah.
"Kami tetap akan mematuhi rekomendasi dari BPK, sehingga temuan yang sudah diekpos tersebut diharapkan semuanya sudah dipenuhi," ucapnya.
Dirinya mengaku belum mengetahui secara pasti mengapa pengembalian temuan kerugian keuangan daerah di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, belum dikembalikan sepenuhnya oleh para pihak.
Ia memastikan hal ini akan terus menjadi atensi pemerintah daerah, agar semua temuan BPK-RI segera dikembalikan ke kas daerah.
Tag
Berita Terkait
-
Kerugian Korupsi Haji Masih Misteri, BPK Sibuk Berhitung Usai Gus Yaqut dan Gus Alex Tersangka
-
Kortas Tipikor Tetapkan 3 Tersangka Korupsi PJUTS ESDM, Negara Rugi Rp19,5 Miliar!
-
Di Tengah Puing Bencana, Warga Aceh Barat Kibarkan Bendera Putih
-
Sepanjang Semester I 2025, Perusahaan BUMN Lakukan Pemborosan Berjamaah Senilai Rp63,75 Triliun
-
Perusahaan BUMN dan Badan Negara Lakukan Pemborosan Anggaran Berjamaah, Totalnya Rp43 T
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja