Guido dan rekannya berkunjung ke gubuk warga di lahan Buttu Pangaturan Sihaporas, tempat yang tiga hari sebelum puluhan personel Polres Simalungun diketahui datang bersama Satpam PT TPL datang menangkap warga. Lima orang pegiat tanah adat ditangkap dan diangkut ke Polres Simalungun.
Pada 14 Agustus 2024, majelis hakim Pengadilan Negeri Simalungun memvonis dua tahun penjara terhadap Sorbatua Siallagan (65). Ia juga didenda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.
Sorbatua didakwa menguasai tanah PT TPL dan membakar hutan. Letak Sihaporas dan Dolok Parmonangan, berjarak kurang lebih 15-20 kilometer. Nuansa ketakutan dan serba mencekam ini diceritakan Guido kepada Osen Hutasoit.
Ritual Adat dan Lingkungan
Syuting video klip lagu tersebut dilakukan di Sihaporas, sebuah desa di Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun.Tampak kawasan perladangan, hutan dan rumah adat Toba berupa rumah pangung bertulis Lumban Ambarita Sihaporas. Terlihat juga tugu Tuan Sihaporas Ompu Mamontang Laut Ambarita.
Terdapat tiga kampung di Desa Sihaporas, yaitu Lumban Ambarita Sihaporas, Sihaporas Bolon dan Sihaporas Aek Batu. Berdasar data tahun 2020, terdapat 120 kepala keluarga dengan jumlah warga 288 jiwa laki-laki dan 330 perempuan. Penduduk Sihaporas terbilang homogen, keluarga klan/marga Ambarita. Umumnya kepala keluarga marga Ambarita, atau istrinya boru Ambarita, atau berenya Ambarita.
Ketua Umum Lembaga Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut Ambarita Sihaporas (Lamtoras) Mangitua Ambarita mengatakan, tanah nenek moyangnya sudah ditempati sejak kurang lebih 220 tahun silam. Martua Boni Raja alias Ompu Mamontang Laut Ambarita menyeberangi Danau Toba dari Ambarita di Pulau Samosir ke arah timur laut menuju Dolok Mauli, dekat Sipolha.
Dari sana Ompu Mamontang Laut Ambarita 'mamukka huta' membuka perkampungan yang dinamai Sihaporas. Hingga kini, turun-temurun 11 generasi. Mereka mengelola tanah adat leluhur. Tanah Sihaporas bahkan, telah diakui penjajah Belanda. Terbukti dengan terbitnya peta Enclave 1916 (29 tahun sebelum Indonesia merdeka).
Mereka bukan penggarap tanah. Terdapat 6 orang tetua desa Sihaporas juga menjadi pejuang Kemerdekaan RI. Misalnya, Yahya Ambarita mendapat piagam legiun Veteran RI dari Menteri Pertahanan RI LB Moerdani tahun 1989.
Lalu Firman Ambarita (Ompu Dimma), Ranto Ambarita (Ompu Agus), pasangan suami istri, Gabuk Ambarita (Ompu Rumondang) dan Viktoria Br Bakkar (Ompu Rumondang boru).
Pengolahan tanah Sihaporas memang dilakukan secara adat. Setiap kegiatan, mulai membuka lahan sampai panen, dilakukan dan diwarnai tradisi adat yang kental.
Seperti membuka lahan disebut 'manoto', menggelar doa untuk meminta berkat dan permisi kepada Debata Mulajadi Nabolon (Tuhan Yang Mahakuasa), juga semacam pemberitahuan kepada alam semesta, bahwa akan dimulai menebang pohon.
Saat hendak bercocok tanam padi darat (huma) dilakukan tradisi 'manjuluk'. Saat padi bunting, dilaksanakan tradisi 'manganjab', yaitu ritual bersama-sama di perhumaan. Dilaksanakan doa mohon kesuburan dan keberhasilan panen.
Acara menganjap juga diwarnai tradisi 'marsibak', mengolah bahan makanan berbahan jagung, dicampur dedaunan untuk permentasi. Rangkaian selanjutnya, 'robu juma' (pantang berladang) selama tiga hari, ‘robu harangan’ (pantang ke hutan) tiga hari, dan pada hari ke-7 dilakukan manangsang robu (buka pantang) yang diisi kegiatan doa, lanjut berburu ke hutan.
Saat panen, dikenal dilakukan 'sipahalima'. Pemotongan bulir padi, didahului mengumpulkan tujuh gulungan buliran padi, lalu disimpan di bubungan gubuk. Setelah selesai panen, diadakan pesta dan doa bersama.
Berita Terkait
-
Berlumur Lumpur ke Pengadilan: Mengapa Masyarakat Adat Malind Menggugat Proyek Jalan PSN di Merauke?
-
Menham Pigai Serahkan RUU Masyarakat Adat ke DPR: Rakyat Adat Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri
-
1,7 Juta KPM Daerah Bencana Sumatra Terima Bansos
-
Keputusan Menteri tentang Hutan Papua Selatan Diprotes: Apa Dampaknya bagi Masyarakat Adat?
-
Tolak PSN Merauke, Majelis Rakyat Papua Peringatkan Risiko Kepunahan Masyarakat Adat
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran Selesai Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Terkini
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter
-
Prabowo: Pemerintah Tidak Akan Biarkan Rakyat di Desa Terpencil Kesulitan
-
7 Daerah di Indonesia dengan Korban PHK Terbanyak Januari 2026, Sumatera Utara Termasuk?
-
3 Ide Masakan dari Sosis yang Mudah untuk Buka Puasa, Praktis dan Lezat
-
Tips Menggoreng Kacang Mete Agar Renyah dan Tidak Gosong