SuaraSumut.id - Tiga pemuda ditangkap polisi atas dugaan kasus pemerkosaan terhadap seorang gadis berinisial M (19) di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut).
Ketiga pemuda yang ditangkap berinisial DS (20), BM (18), dan satu masih di bawah umur yaitu RA (17).
"Kami meringkus 3 tersangka atas kasus pemerkosaan yang dilakukan di rumah kosong," kata Kasat Reskrim Polres Dairi, AKP Meetson Sitepu dalam unggahan di akun Instagram @humas_polresdairi, dikutip Minggu (29/9/2024).
Kejadian bermula saat korban bersama temannya berinisial OS pergi tempat fotokopi di Kecamatan Lae Parira. Namun, saat di perjalanan mereka bertemu dengan DS, sehingga ketiganya mengobrol bersama.
"Setelah itu, OS meninggalkan korban bersama DS. Lalu, DS kemudian membawa korban ke rumah kosong tepat berada di dekat rumahnya," ujarnya.
Setelah di sana, DS menyuruh M untuk tetap menunggu dan mengancam apabila korban nekat untuk berteriak meminta tolong.
DS kemudian mengunci korban di salah satu kamar di rumah kosong itu. Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, DS datang ke rumah kosong itu bersama BM dan RA.
"Ketiganya lalu memperkosa korban secara bergilir," ungkapnya.
Setelah puas menyetubuhi korban, ketiganya pulang ke rumah masing-masing. DS masih mengunci korban di rumah kosong tersebut.
"Setelah dirasa cukup aman dari lingkungan sekitar, DS membawa korban untuk pulang ke rumahnya dengan menaiki sepeda motor," jelasnya.
Namun, di tengah perjalanan, DS menyuruh korban untuk turun dari sepeda motor, dan langsung pergi meninggalkan korban di tengah jalan.
"Akhirnya korban meminta tolong kepada salah seorang pengendara yang melintas, dan langsung meminta di antar untuk pulang ke rumahnya, " jelasnya.
Setiba di rumah korban, M menceritakan apa yang sudah dialaminya kepada orang tuanya, sehingga langsung membuat laporan ke SPKT Polres Dairi.
"Berdasarkan hasil visum dan alat bukti yang cukup kuat, kami akhirnya menetapkan tiga pemuda ini menjadi tersangka," cetusnya.
Para pelaku pun berhasil diringkus satu persatu. Ketiga pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan persetubuhan dengan korban.
Berita Terkait
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
-
Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Wanita di Tangerang Diperkosa dan Dibunuh, Jasad Pertama Kali Ditemukan Sang Pacar
-
Review Drama Mouse, Pembalasan Dendam yang Menguak Sisi Kelam Manusia
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Ceria Anak Panti Sambut Kedatangan Jajaran Imigrasi Sumut
-
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara
-
Sadis! Mayat Sopir Taksi Online Terkapar di Kebun Tebu Deli Serdang, Polisi Selidiki
-
BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444 Persen
-
SPPG di Karo Disuspend Buntut Ratusan Siswa Keracunan MBG, Kepala SPPG Diperiksa