SuaraSumut.id - Nursyamsiah, seorang warga Kota Medan merasakan langsung manfaat dari program berobat gratis pakai KTP yang digagas oleh Bobby Nasution saat menjabat sebagai Wali Kota Medan.
Sebelumnya, wanita berusia 55 tahun ini menderita penyakit batu empedu selama hampir dua tahun. Penyakit tersebut membuatnya kesulitan untuk berdiri atau berjalan. Warga Kecamatan Medan Selayang ini terpaksa menahan deritanya karena keterbatasan biaya untuk berobat.
"Saya sudah setahun lebih, hampir dua tahun menderita penyakit Batu Empedu, sudah komplikasi juga. Kemarin, tak bisa berdiri apalagi berjalan, cuma bisa jalan beberapa meter. Salama setahun lebih itu saya tahankan, nak," kata Nursyamsiah kepada wartawan di acara deklarasi pemenangan Bobby-Surya di Deli Serdang, kemarin.
Keberuntungan datang saat saudara Nursyamsiah memberi tahu tentang program pengobatan gratis hanya dengan KTP Medan.
"Saya sudah sempat bingung harus gimana. Syukurnya, saudara saya memberitahu saya program berobat pak Bobby. Pas saya coba alhamdulillah bisa," ujarnya.
Dengan program ini, ia mendapatkan perawatan medis tanpa biaya, termasuk operasi di Rumah Sakit Murni Teguh setelah dirujuk dari Rumah Sakit Advent.
"Kalau tidak ada bantuan program ini, mungkin saya tidak bisa berobat. Kemarin saya kenak penyakit Batu Empedu. Alhamdulillah semua biaya gratis dan pelayanan yang saya terima sangat baik," ungkapnya.
Dirinya mengaku bersyukur atas layanan yang diterimanya dan tidak perlu mengeluarkan uang untuk pengobatan.
Ia berharap Bobby dapat menjalankan program tersebut di seluruh wilayah di Sumetera Utara, saat menjabat sebagai Gubernur Sumut.
"Saya sangat berterima kasih kepada Pak Bobby atas adanya program berobat gratis ini. Mudah-mudahan Pak Bobby bisa membuat program ini se-Sumut saat menjabat sebagai gubernur nanti, supaya masyarakat yang kurang mampu seperti kami ini bisa berobat," harap Nursyamsiah.
Tag
Berita Terkait
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Bobby Nasution Jadi Gubernur Sumut Pertama yang Berkantor di Kepulauan Nias
-
Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Sadis! Begal di Medan Bacok Korban 8 Kali Demi Rampas Uang Rp900 Ribu
-
Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan
-
Polisi Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Ditahan di Lapas Kotapinang
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove