SuaraSumut.id - Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Serdang Bedagai (Sergai), Hamdi, memberikan pesan penting kepada Bobby Nasution. Ia meminta Bobby tetap bersikap lembut dan sopan kepada nelayan dan petani jika terpilih menjadi gubernur pada Pilgub Sumut 2024.
Dalam pertemuan di Pantai Sialangbuah, Kecamatan Teluk Mengkudu, kemarin, Hamdi menyatakan harapannya agar Bobby tidak bersikap arogan seperti gubernur sebelumnya yang sering marah-marah.
"Kami berdoa bapak menang. Tapi saran kami bapak tetap lembut. Jangan nanti pas ketemu kami, bilangnya siapa kau? ngapain kau? Gak tau kau siapa aku? Jangan kasar Pak. Apa yang menjadi keluhan kami tolong disahuti," kata Hamdani.
Hamdi juga meminta agar Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan dipilih dari orang-orang yang benar-benar memahami bidangnya, bukan hanya yang menghindar dari masalah.
"Kami mohon kadis yang berkaitan dengan bidang ini harus bisa mengatur tata cara mencari rezeki di laut. Paham tata kelola laut. Jangan setiap pertemuan dengan nelayan hanya tahu buang badan. Seolah olah persoalan terjadi saat ini merupakan bola panas," ujarnya.
Tokoh nelayan setempat, Syarifuddin menyatakan dukungan penuh terhadap Bobby dan berkomitmen untuk memenangkan pasangan Bobby-Surya dengan target 70 persen.
"Harus 70 persen Pak Bobby. Kita menangkan biar nelayan dan petani kelihatan dimata Pak Bobby. Kalau 51 persen tak ada itu," tegasnya.
Dirinya mengatakan bahwa mereka tidak akan memberikan ruang bagi calon gubernur lain di daerah tersebut dan siap mendukung Bobby secara terbuka.
"Kalau melihat dukungan yang terus mengalir, sudah pantas Pak Bobby ini dipanggil Pak Gubernur. Kalau calon yang sebelah sana aku tak tau, gak ikut campur aku. Kami mendukung Bapak terang terangan, nyata, terlihat jelas. Kalau yang satu lagi, mungkin disudut sudut lah pertemuannya," jelasnya.
Sementara itu, Bobby Nasution mengatakan komit dalam menyelesaikan persoalan yang merugikan petani dan nelayan. Terlebih lagi bagi mereka yang sudah merusak ekosistem laut.
"Kami pastikan keterlibatan semua pihak, tidak hanya aparat penegak hukum saja dalam menyelesaikan masalah ini. Semua harus berperan dalam menyelesaikan masalah ini. Nantinya akan diatur peran dan mekanismenya seperti apa. Begitu juga koordinasi antar kabupaten/kota," katanya.
Berita Terkait
-
PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas
-
Nelayan Rugi Bandar dari Ekspor Ilegal Benih Lobster ke Vietnam
-
Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia
-
Menteri KP Menghadap Prabowo di Hambalang, Laporkan Progres 100 Kampung Nelayan
-
Bobby Nasution soal Ijazah Gibran: Saran Saya Sekalian Permasalahkan Sarjananya
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
BRI Manfaatkan Momentum MotoGP Mandalika 2026 untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
-
Hujan Deras Picu Banjir di Binjai dan Langkat, Ribuan Warga Terdampak
-
Bareskrim Polri-Polrestabes Medan Gerebek THM, Vape Narkoba Disita
-
PLTU Sumut-1 Bisa Bebani Negara Rp4,8 Triliun, Energi Bersih Terbarukan Jadi Solusi?
-
Ruben Onsu Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Fitnah ke Polda Metro Jaya