SuaraSumut.id - Tim Hukum Cagub dan Cawagub Sumut nomor urut satu, Bobby Nasution-Surya, resmi membuat laporan ke Polrestabes Medan atas terjadinya pelemparan usai debat kedua Pilgub Sumut 2024.
Surya Wahyu Danil Dalimunthe, Ketua Tim Hukum Bobby-Surya mengatakan, laporan ini merupakan hak hukum sebagai warga negara atas terjadinya pelemparan ke mobil usai debat Pilgub Sumut.
"Kami diberi legitimasi dalam rangka membuat laporan pengaduan polisi, atas terjadinya insiden tadi malam, pasca debat putaran kedua Pilgubsu," katanya di Polrestabes Medan, Kamis (7/11/2024).
Surya menjelaskan aksi pelemparan terhadap calon kepala daerah ini merupakan yang pertama dalam sejarah pasca reformasi.
"Masuk ke mobil ketepatan di situ ada Patwal, berangkat, sekira beberapa meter terjadi insiden, pelemparan yang begitu luar biasa," kata Surya Wahyu.
"Yang seharusnya tidak patut, tidak pantas, calon kepala daerah setingkat gubernur diperlakukan tidak manusiawi," sambungnya.
Lebih lanjut, Surya Wahyu mengatakan kalau pelemparan mobil ini menjadi tontonan yang buruk bagi jalannya pesta demokrasi di Sumut.
"Di dalam kerumunan massa itu Pak Bobby dan istri dan satu lagi orang kepercayaannya, yang sedang dikerumuni dilempari, suatu hal yang sangat tidak pantas, menjadi tontonan yang buruk terhadap bangsa ini," jelasnya.
Dengan membawa bukti rekaman kamera video CCTV, Surya mengaku pihaknya melaporkan aksi pelemparan tersebut dengan Pasal 336 KUHPidana.
"Ada pengancaman, untuk sementara kita fokus Pasal 336 KUHPidana," cetusnya.
Disinggung mengenai benda yang dilemparkan apakah botol air mineral atau batu, Surya menjawab biarlah penyidik Polrestabes Medan yang membuktikan.
"Kalau secara persis apa yang dilemparkan biar beban pembuktiannya nanti dilidik. Sementara kami belum melihat kaca yang pecah, tapi kalau lecet, tergores ada," ungkapnya.
Pihaknya berharap kepada penyelenggara dan aparat keamanan agar kiranya aksi pelemparan dan sejenisnya tidak terjadi lagi.
"Tidak lagi harus ada terjadi hal-hal yang demikian, kalau seorang calon gubernur saja bisa dibuat seperti itu ya, apalagi bagi orang yang tidak ada korelasinya," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
Terpopuler: Koleksi Kendaraan Raja Juli Disorot, Mobil Bobby Nasution Terbakar?
-
Hyundai Ioniq 5 N Diduga Milik Bobby Nasution Hangus Terbakar saat Sedang Terparkir
-
Prabowo Agenda Panen Raya di Karawang, Zulhas dan Bobby Naik Motor
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Resmikan Jembatan Bailey di Nias Selatan, Jenderal Maruli: Kini Warga Tak Lagi Terisolasi
-
Pria di Tapteng Aniaya Istri Usai Pulang Mabuk, Pelaku Ditangkap
-
Review Rapika: Pelicin Pakaian Untuk Memudahkan Aktivitas Menyetrika
-
IOH Pulihkan 800 BTS Terdampak Bencana Aceh, Pastikan Masyarakat Tetap Terhubung hingga Lebaran
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter