SuaraSumut.id - Sekelompok oknum TNI diduga menyerang warga di Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), pada Jumat 8 November 2024.
Insiden itu menyebabkan seorang warga bernama Raden Barus (61) meninggal dunia dan sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka.
Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, mengutuk keras tindakan kekerasan oleh oknum TNI itu. Ia menyatakan bahwa peristiwa ini melanggar hak asasi manusia (HAM), terutama hak hidup dan rasa aman warga.
"Tindakan ini mencederai prinsip TNI sebagai pelindung rakyat dan bertentangan dengan peraturan HAM di Indonesia, termasuk UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, ICCPR, dan UU TNI," katanya melansir Antara, Senin (11/11/2024).
Pihaknya mendesak investigasi mendalam dan memberikan sanksi tegas terhadap oknum yang terlibat. LBH Medan juga meminta Komnas HAM dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk mengawasi penyelidikan dan melindungi korban serta saksi.
"Serta memastikan keadilan bagi masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya, sekitar 33 anggota TNI dari Batalyon Armed 2/KS diduga terlibat penyerangan yang menewaskan seorang warga tersebut.
"Diduga oknum terkonfirmasi ada 33 orang," kata Kapendam I/BB Kolonel Dody Yudha.
Dirinya mengatakan bahwa seluruh oknum yang terlibat dalam peristiwa itu, telah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Pomdam I Bukit Barisan.
"Oknum pelaku yang sudah terkonfirmasi diduga terlibat sudah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Pomdam I Bukit Barisan," cetusnya.
Dirinya mengatakan Kodam telah mengambil langkah-langkah untuk menggali lebih dalam penyebab kejadian itu. Selain itu, penyelidikan juga masih berlangsung.
"Sekarang kita masih dalam masa penyelidikan terkait perkelahian yang terjadi dengan masyarakat," katanya.
Berita Terkait
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Promo Wingstop Mei 2026, Hematnya Juara Rp 24 Ribuan
-
Mobil Avanza Terjun ke Parit di Sergai, Dua Orang Tewas
-
Imigrasi Sumut Kedepankan Pencegahan TPPO dan Pengawasan Orang Asing
-
Bencana Aceh Bikin Pengangguran Mencapai 5,88 Persen
-
Promo Dominos Pizza Hari Ini 7 Mei 2026, Tambah Rp5.500 Bisa Dapat 2 Pizza, Wajib Coba!