SuaraSumut.id - BINUS University mendukung program Indonesia Emas 2045 yang digaungkan pemerintah. Program ini menyasar sejumlah aspek untuk menjadikan Indonesia negara maju yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan.
Sebagai world-class university yang memegang teguh semangat fostering dan empowering masyarakat demi memajukan bangsa, BINUS University menyadari bahwa pendidikan berkualitas harus tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia.
BINUS University meresmikan kampus barunya yang inovatif, yaitu BINUS @Medan dengan melakukan signing ceremony dengan pihak Podomoro City Deli Medan, Sabtu (7/12/2024).
"Kami sadar bahwa mewujudkan Indonesia Emas 2045 itu berarti tidak bisa berfokus pada satu pulau saja. Justru, kami menemukan bahwa potensi bisnis digital dan literasi teknologi di Sumatera Utara, terutama Medan, sangat kuat," kata Stephen Wahyudi Santoso, President of BINUS Higher Education tentang motivasi di balik peresmian BINUS @Medan.
Usung Konsep Global Digitalpreneur
BINUS @Medan mengusung konsep Global Digitalpreneur yang berfokus pada kurikulum pendidikan untuk mencetak wirausaha berbasis teknologi dengan mindset global. Namun demikian, penerapannya akan tetap memperhatikan kearifan budaya lokal Medan dan Sumatera Utara pada umumnya.
"Kami ingin generasi muda di Medan bisa menjadi pemimpin masa depan yang mampu menggabungkan teknologi digital dan bisnis global dengan budaya masyarakat lokal di sini. Jadi, mereka bisa memajukan tempat tinggal sendiri," ucap Tri Juniarty, S.Kom, M.M. sebagai Pimpinan BINUS @Medan.
BINUS @Medan menonjolkan sejumlah program studi yang memadukan teknologi komputer terkini dengan ilmu bisnis. Pertama, ada Computer Science yang berfokus pada inovasi AI berbasis teknologi cloud agar mahasiswa bisa mengembangkan solusi bisnis dengan kecerdasan buatan.
Ada juga program studi Information Systems dengan fokus pada automasi bisnis agar mahasiswa dapat merancang serta mengelola sistem otomatis untuk meningkatkan efisiensi operasional bisnis di berbagai sektor industri.
Lalu, dua program yang ditawarkan BINUS @Medan lebih berfokus pada aspek bisnis dan manajemen itu sendiri, tetapi tetap memiliki sentuhan teknologi. Misalnya, ada Digital Business dengan fokus mengembangkan ekosistem untuk bisnis ramah lingkungan dengan menekankan pengembangan artificial intelligence di dalam kurikulumnya.
Ada pula International Trade yang menyoroti Cloud-Based Global Trade agar lulusannya mampu menggunakan teknologi berbasis cloud computing untuk mengelola perdagangan internasional.
BINUS @Medan juga menyadari bahwa industri kreatif akan ikut berkembang pesat mengikuti kemajuan era digital. Oleh sebab itu, mahasiswa yang berminat pada bidang desain dapat bergabung dalam program studi Visual Communication Design dengan fokus pada Animation Technology.
Sesuai namanya, program ini akan berfokus pada teknik membuat animasi dengan teknologi terkini serta storytelling yang efektif untuk menghasilkan karya visual yang dapat mendukung branding bisnis digital.
Aspek inovatif lainnya dari pendidikan di BINUS @Medan tidak hanya terletak pada keberagaman pilihan program studinya yang memadukan berbagai bidang ilmu dengan teknologi digital. Sebab, kurikulum BINUS @Medan menggabungkan teori dan praktik untuk pendidikan yang lebih holistik.
Dengan tersebarnya BINUS University di beberapa kota, menjadikan BINUS dapat memberikan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui program student mobility, dengan memanfaatkan jaringan kampusnya yang tersebar di Jakarta, Malang, Bandung, Semarang, selain di Medan.
Program ini memungkinkan mahasiswa untuk menikmati pengalaman belajar lintas kota, mengakses fasilitas berkualitas, dan menjalin jejaring dengan teman-teman dari berbagai daerah. Dengan fleksibilitas ini, mahasiswa tidak hanya memperkaya wawasan akademik dan budaya, tetapi juga mengasah kemampuan adaptasi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja global.
Selain mendapatkan ilmu dari ruang kuliah, mahasiswa juga berkesempatan mengikuti Enrichment Program berupa pertukaran mahasiswa ke kampus luar negeri mitra BINUS University, berpartisipasi dalam program riset, magang di perusahaan multinasional, mengabdi bagi masyarakat, bahkan merintis usaha sendiri.
"Mahasiswa dapat belajar di berbagai kampus BINUS University yang tersebar di penjuru Indonesia," ucap Tri Juniarty.
Untuk mempersiapkan mahasiswa bersaing di kancah industri global, BINUS @Medan juga menawarkan program bahasa Mandarin untuk mengasah kemampuan berkomunikasi para mahasiswa.
Begitu juga dengan aneka program minor yang berkaitan dengan lanskap bisnis serta teknologi di China, mengingat pengaruhnya yang luas di berbagai negara.
"Kami yakin dengan semua keunggulan ini, generasi muda di Sumatera Utara bisa semakin bersaing dan ikut mewujudkan Indonesia Emas 2045 bersama anak-anak muda di wilayah lainnya," ungkap Tri Juniarty.
Direktur Marketing Podomoro City Deli Medan, Yenti Lokat, mengatakan pihaknya sangat bangga dapat berkolaborasi dengan BINUS dalam menghadirkan fasilitas pendidikan unggulan di Podomoro City Deli Medan.
"Kerja sama ini bukan hanya sekadar langkah strategis, tetapi juga komitmen kami untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Medan," cetus Yenti Lokat.
Keberadaan fasilitas pendidikan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, baik dari segi sosial maupun ekonomi. Selain membuka peluang kerja selama proses pembangunan, kehadiran fasilitas ini juga akan mendorong pertumbuhan bisnis lokal yang mendukung kebutuhan sivitas akademika.
"Kami optimis, kolaborasi ini akan menjadi katalisator bagi pengembangan Kota Medan sebagai pusat pertumbuhan baru di Sumatera Utara," ucap Yenti Lokat.
Sebab, kesuksesan Indonesia Emas 2045 membutuhkan banyak SDM yang ahli di bidang teknologi, bisnis, dan kreatif di seluruh wilayah. Maka dari itu, BINUS University juga membantu memperluas akses pendidikan untuk masyarakat di Sumut," kata Yenti Lokat.
Berita Terkait
-
Generasi Unggul: Warisan Ki Hajar Dewantara, Mimpi Indonesia Emas 2045?
-
Dokter Tifa Sentil Indonesia Emas: Kemajuan Hanya untuk Elit, Rakyat Semakin Susah
-
Jokowi Berburu Takjil di Kota Medan, Netizen: Aura Presiden Tak Kunjung Hilang
-
Seret Nama Bobby Nasution, KPK Tetap Usut Kasus Blok Medan usai AGK Meninggal di Tahanan
-
Daftar Lokasi Penitipan Kendaraan di Medan saat Mudik Lebaran 2025 yang Terpercaya
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps
-
Ngeri! Tukang Ojek di Sergai Digorok Penumpang Pakai Cutter