SuaraSumut.id - KPU segera menetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara terpilih pada Pilgub Sumut 2024. Kapan penetapan tersebut?
Ketua KPU Sumut Agus Arifin mengatakan penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut terpilih dilakukan jika tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Hal ini dikatakan Agus dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Minggu (8/12/2024).
"Jika rapat pleno tidak ada kendala, KPU Sumut akan mengumumkan hasil rapat pleno rekapitulasi suara Pilkada 2024, dilanjutkan dengan penetapan jika tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi," kata Agus melansir Antara.
Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dilakukan setelah 33 kabupaten/kota menyelesaikan rekapitulasi berjenjang yang dimulai dari tingkat kecamatan.
"Rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pilkada Sumut 2024 dilakukan selama 2 hari, dimulai hari ini sampai dengan Senin 9 Desember 2024," ujarnya.
"Kegiatan ini juga dihadiri saksi dari masing masing pasang calon gubernur dan wakil gubernur Sumut," ucapnya.
Hasil rapat pleno terbuka akan diumumkan setelah seluruh KPU kabupaten/kota melaporkan hasil rekapitulasi suara pilkada.
Pilgub Sumut 2024 diikuti oleh pasangan Bobby Nasution- Surya dan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala.
KPU Sumut menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah 2024 di wilayah ini sebanyak 10.771.496 orang.
Masyarakat yang menggunakan hak suaranya tersebar di 25.223 jumlah tempat pemungutan suara(TPS) di 455 kelurahan dan 6.110 desa
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Jadi Gubernur Sumut Pertama yang Berkantor di Kepulauan Nias
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Percepat Transformasi Digital, Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS Tumbuh Pesat
-
Sadis! Begal di Medan Bacok Korban 8 Kali Demi Rampas Uang Rp900 Ribu
-
Heboh Jasad Bayi Ditemukan di Binjai, Polisi Turun Tangan
-
Polisi Tersangka Dugaan Korupsi Bansos Ditahan di Lapas Kotapinang
-
Anggota TNI Meninggal saat Bantu Kejar Pengedar Narkoba