SuaraSumut.id - Polisi menangkap pria berinisial HFN alias N (27) karena memperkosa dan membunuh pelajar SMP yang mayatnya ditemukan dalam karung di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut).
Bagian kaki pelaku terpaksa dibedil karena berupaya melawan polisi. Demikian dikatakan oleh Kapolres Sergai AKBP Jhon Herry Rakuta Sitepu, kemarin.
"Karena mencoba melakukan perlawanan sehingga diberi tindakan tegas dan terukur dengan menembak di kedua kakinya," katanya.
Pelaku ditangkap pada Minggu 15 Desember 2024 sekira pukul 19.30 WIB. Saat itu, pelaku bersembunyi di Dusun I Desa Pematangsiantar Tatal, Kecamatan Perbaungan.
Pelaku dijerat dengan Pasal 340, 338, dan 365 KUHP serta Pasal 76, 81, dan 80 Undang-Undang Perlindungan Anak.
"Ancaman pidananya maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup," ujarnya.
Niat awalnya pelaku untuk merampas sepeda motor korban muncul saat melihat korban melintas. Ia menghalangi jalan korban menggunakan bambu. Setelah korban berhenti, pelaku lalu mendorong korban hingga terjatuh.
"Awalnya ingin merampas motor dengan menghalangi jalan pakai bambu, setelah korban berhenti pelaku lalu mendorong korban hingga terjatuh," ucapnya.
Pelaku lalu mencekik korban hingga pingsan. Setelah itu. timbul niat pelaku untuk memperkosa korban. Alhasil, pelaku melampiaskan nafsu bejatnya.
Tak lama, korban terbangun dan membuat pelaku panik. HFN mengambil kain dan membekap korban hingga tewas.
"Saat korban sadar, pelaku membekap korban menggunakan kain yang ada di lokasi hingga tewas," jelasnya.
Tak sampai di situ, pelaku sempat balik ke rumah dan mengambil karung serta tali untuk menyembunyikan mayat korban. Setelah itu pelaku membawa kabur motor korban dan menjualnya Rp 500 ribu.
Pelaku mengaku sempat mengkonsumsi narkoba pada malam sebelum ia melakukan aksinya. Dirinya juga mengaku tidak mengenal ataupun memiliki hubungan dengan korban.
"Pelaku tidak mengenal korban. Ia diduga sudah mengintai korban atau siapa pun yang melintas di lokasi kejadian," katanya.
Berita Terkait
-
IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun
-
Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP
-
Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak
-
Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional
-
Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026