SuaraSumut.id - Krisis air bersih melanda warga Desa Kota Tua dan Desa Simaninggir, Kecamatan Sayur Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), setelah banjir bandang menerjang wilayah tersebut.
Kebutuhan air bersih yang mendesak menjadi tantangan besar bagi warga terdampak yang saat ini masih berada di pengungsian.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Tapsel, Puput Mashuri mengatakan, kebutuhan air bersih untuk warga yang terdampak bencana ini mencapai sekitar 1.200 liter per hari.
"Kami sudah menyiapkan enam unit tandon air berkapasitas 2.000 liter, yang bekerja sama dengan Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara. Distribusi air bersih ini akan dilakukan secara rutin untuk memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi," ujar Puput, Sabtu (28/12/2024).
Selain distribusi air, pemerintah juga memprioritaskan perbaikan fasilitas air bersih yang rusak akibat banjir.
"Pemulihan infrastruktur air bersih menjadi prioritas utama agar masyarakat bisa kembali menjalani aktivitas dengan normal," katanya.
Langkah cepat yang diambil pemerintah mendapat apresiasi dari warga terdampak. Mereka berharap proses distribusi dan pemulihan fasilitas air bersih dapat berjalan lebih cepat, mengingat pentingnya air bersih bagi kehidupan sehari-hari.
Banjir bandang yang melanda Tapsel tak hanya merusak infrastruktur air bersih, tetapi juga menghancurkan rumah dan fasilitas publik, mengakibatkan ratusan jiwa mengungsi.
Meski begitu, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, POLRI, serta masyarakat setempat mulai menunjukkan hasil yang positif. Pemulihan pun terus berlangsung, dengan distribusi air bersih yang tetap berjalan intensif untuk menjangkau semua warga yang terdampak. (antara)
Berita Terkait
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Anak-anak Korban Banjir di Tapanuli Selatan
-
Bareskrim Tetapkan Tersangka di Kasus Banjir Tapsel, Individu dan Korporasi Terseret
-
Prabowo Pilih Habiskan Malam Tahun Baru Bersama Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
-
Tutup Tahun 2025 di Lapangan, Presiden Prabowo Tinjau Pemulihan Bencana di Tapanuli Selatan
-
Air Lumpur pun Diminum, Toilet Terakhir di Gampong Kubu Usai Banjir Aceh
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja