SuaraSumut.id - Kodam I/Bukit Barisan menggagalkan pengiriman 448 butir pil ekstasi yang diduga merupakan bagian dari jaringan narkoba antarprovinsi. Aksi penggagalan itu terjadi pada Rabu (25/12/2024) sore di Loket Pool Bus Pelangi, Jalan Sunggal, Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Tim Detasemen Intelijen Kodam I/BB yang dipimpin Letkol Inf Jontrayanto Gultom, berhasil menyelidiki dan menggagalkan pengiriman pil ekstasi yang dikirim oleh seseorang berinisial S kepada penerima berinisial B di Jakarta.
Proses penyelidikan ini berawal dari kecurigaan seorang petugas keamanan di loket pool bus yang menduga pengirim paket tersebut merupakan anggota TNI.
Setelah menerima laporan dari petugas keamanan, tim Deninteldam I/BB segera bergerak menuju lokasi dan membuka paket yang berisi amplop coklat. Di dalamnya ditemukan 448 butir pil ekstasi berwarna merah dan pink, yang diduga keras merupakan pil ekstasi.
Selanjutnya, barang bukti segera diamankan di Mako Deninteldam I/BB untuk proses lebih lanjut dan diserahkan kepada pihak kepolisian.
Hasil pengembangan penyelidikan mengungkap identitas pengirim, yaitu pria berinisial S yang berasal dari Aceh, tepatnya Desa Gampong Lada, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.
Sementara itu, penerima paket berinisial B tercatat tinggal di Kelurahan Plastik, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
Meski sempat muncul dugaan keterlibatan oknum TNI dalam jaringan narkoba ini, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tidak ditemukan bukti yang mengarah pada keterlibatan anggota TNI.
"Kodam I/BB berkomitmen penuh untuk memberantas narkoba dan tidak memberikan toleransi kepada siapa pun, termasuk anggota TNI, apabila terbukti terlibat dalam kegiatan ilegal ini," kata Letkol Inf Jontrayanto Gultom. (antara)
Berita Terkait
-
Terlibat Jaringan Narkoba, Eks Kasatresnarkoba Kutai Barat Diperiksa Bareskrim
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Jejak Bandar E dan 'Nyanyian' Kasat: Bagaimana Narkoba Mengakar di Pucuk Pimpinan Polisi Bima Kota?
-
Bareskrim Ambil Alih Kasus 75 Ribu Ekstasi di Mobil Kecelakaan: Sopir Kabur, Ada Lencana Polri!
-
Akui Sulit Tangkap Gembong Narkoba Fredy Pratama, Bareskrim: Dikejar Lari-lari!
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Gara-gara Baju Ketat! 46 Warga Aceh Barat Terjaring Razia, Langgar Aturan Busana Syariat
-
Dua Pelaku Zina Dicambuk 100 Kali di Depan Publik, Aceh Barat Kirim Pesan Tegas Penegakan Syariat
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan