SuaraSumut.id - Sebanyak 2.547 sapi milik masyarakat di Aceh tertular penyakit mulut dan kuku (PMK). Dari jumlah tersebut, 2.280 sapi dinyatakan sembuh. Ribuan sapi yang tertular tersebar di Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, Kota Lhokseumawe, dan lainnya.
"2.280 ekor sapi yang sebelumnya terjangkit PMK dinyatakan sembuh," kata Kadis Peternakan Aceh Zalsufran melansir Antara, Kamis (16/1/2025).
Saat ini kasus PMK yang tersisa sebanyak 162 kasus. Sedangkan sapi dipaksa potong karena PMK ada 14 ekor dan 91 ekor mati. Sapi yang dipaksa potong tersebut masih dapat dikonsumsi.
"Sapi yang terjangkit PMK seperti orang sariawan, sehingga tidak dapat makan. Sapi yang tidak makan menyebabkan perut kembung karena gas dan ini menjadi penyebab kematian," ujarnya.
Pihaknya bersama tim kabupaten kota terus berjuang menuntaskan kasus PMK. Apalagi dalam waktu dekat ini masyarakat Aceh menghadapi tradisi meugang menyambut bulan suci Ramadhan.
"Vaksinasi dilakukan untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kuku. Selain itu, tim di lapangan juga melakukan penyemprotan disinfektan terhadap kandang-kandang ternak," ujarnya.
Terkait bantuan 1.000 dosis vaksin bantuan Kementerian Pertanian, Zalsufran mengatakan vaksinasi vaksin tersebut sudah berjalan 74 persen.
Vaksinasi vaksin PMK terus berjalan setiap harinya menyasar ternak-ternak masyarakat di berbagai kabupaten kota di Provinsi Aceh.
"Kami juga sudah mengajukan penambahan bantuan vaksin kepada Kementerian Pertanian RI sebanyak 59.200 dosis. Dosis yang diminta tersebut untuk memastikan ternak di Aceh terjaga dari penularan virus penyakit mulut dan kuku," kata Zalsufran.
Berita Terkait
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh
-
Ngeri! Relawan Kemanusiaan Asal Jogja di Aceh Kena Teror, Dikirimi Bangkai Anjing Tanpa Kepala
-
TNI dan Warga Gotong Royong, Tempat Ibadah, dan Sekolah di Tapanuli dan Aceh Kinclong Lagi
-
Profil Bripda Muhammad Rio: Eks Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Berbagi Kebaikan dengan Masyarakat Medan, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, Khitanan Gratis
-
7 Game Seru untuk Mengisi Waktu Luang, Bisa Bikin Lupa Waktu!
-
3 Eks Kepala KSOP Pelabuhan Belawan Ditahan di Kasus Dugaan Korupsi PNBP
-
Pemkot Medan Alokasikan Rp2,9 Miliar untuk Ramadhan Fair 2026, Libatkan 150 UMKM
-
Muhammadiyah Gelar Salat Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026, Berikut Panduannya