SuaraSumut.id - BMKG Aceh mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir di Aceh yang diprediksi terjadi pada periode 5-15 Maret 2025.
Sejumlah wilayah di barat hingga selatan Aceh berpotensi mengalami banjir akibat dinamika atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan.
Prakirawan BMKG Aceh, Amat Komi menjelaskan, faktor pemicu kondisi ini meliputi belokan angin, konvergensi di wilayah Aceh, serta anomali suhu muka laut yang hangat di perairan barat, utara, dan timur Aceh.
"Beberapa kondisi tersebut dapat berpotensi terhadap pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh yang berpotensi banjir bandang, terutama di wilayah Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan sekitarnya," ujar Amat Komi, Jumat (7/3/2025).
Menurut BMKG Aceh, daerah yang berisiko mengalami potensi banjir di Aceh pada periode 5-15 Maret meliputi Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Selatan, Subulussalam, Gayo Lues, hingga Aceh Tenggara.
Sementara itu, potensi banjir juga diprediksi terjadi di wilayah utara-timur Aceh pada 5-10 Maret, mencakup Aceh Singkil, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bener Meriah, Aceh Besar, Aceh Timur, Bireuen, dan Simeulue.
Namun, wilayah Aceh Tamiang dan Pidie tidak termasuk dalam daftar daerah yang diprediksi mengalami banjir bulan ini.
BMKG telah mengeluarkan peringatan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar menyosialisasikan informasi ini kepada masyarakat di daerah terdampak.
"Kepada BPBD lokasi terdampak potensi banjir di Aceh, diharapkan dapat segera menyosialisasikan peringatan dini ini hingga ke masyarakat," kata Amat Komi.
BMKG juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap hujan lebat dan terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi seperti WhatsApp, Facebook, dan situs web BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh. (antara)
Berita Terkait
-
Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla
-
Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?
-
Aceh Dorong Ekosistem Kreatif Lewat Pengaktifan Kembali Lewat AMANAH, Apa Itu?
-
Generasi Muda Jadi Kunci, Aceh Dorong Peran Kreatif dalam Pembangunan
-
Kemnaker Salurkan Rp32,25 Miliar untuk Percepat Pemulihan Ekonomi di Sumut dan Aceh
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Oknum Penyidik Polrestabes Medan Dipatsus Gegara Diduga Lecehkan Tersangka Wanita
-
Perawatan Kulit Sebelum Pernikahan: Kapan Harus Mulai agar Glowing di Hari H?
-
Harga Pangan Hari Ini 26 April 2026: Ayam Rp 31.950 per Kg, Bawang Merah Segini
-
Mau Lari dengan Nyaman! 4 Sepatu Running Wanita yang Wajib Dicoba
-
Stok Beras di Bulog Meulaboh Capai 5 Ton