SuaraSumut.id - Babak grand final Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2025 Spring berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).
Ajang bergengsi tersebut mempertemukan 12 tim terbaik dari seluruh Indonesia. Kompetisi dimulai dengan babak point rush pada Sabtu 22 Maret 2025.
Point rush menjadi ajang pemanasan, di mana setiap tim mengumpulkan poin tambahan untuk mendulang posisi mereka di partai puncak.
Sementara Grand Finals berlangsung di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Medan, Minggu (23/3/2025).
Mereka akan bersaing memperebutkan gelar juara, total hadiah Rp 850 juta, serta tiket menuju turnamen Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2025 Spring.
Hans Saleh, Country Head Garena Indonesia mengatakan, grand finals FFNS 2025 Spring di Medan merupakan bagian dari komitmen Garena dalam menghadirkan turnamen esports yang terbuka dan dapat dinikmati semua
orang.
Pihaknya sangat senang dapat menjawab keinginan survivors di Medan yang ingin merasakan serunya pertandingan esports papan atas Free Fire secara langsung.
"Antusiasme yang luar biasa dari komunitas Free Fire di Medan dan Sumatera Utara menjadi kebanggaan bagi kami. Semoga kehadiran Grand Finals FFNS 2025 Spring di Medan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi semua tim, pemain, dan penggemar Free Fire," katanya.
Rangkaian FFNS 2025 Spring merupakan langkah awal bagi siapa pun yang ingin mewujudkan
mimpinya di dunia esports.
"Turnamen ini memberi kesempatan bagi tim profesional, amatir, hingga tim komunitas untuk membuktikan kemampuan mereka dan meraih kesempatan menjadi satu dari lima tim Indonesia yang akan bertanding di FFWS SEA 2025 Spring nanti," ujarnya.
Sebelum mencapai babak puncak, rangkaian FFNS 2025 Spring telah dimulai sejak Desember 2024 melalui berbagai babak kualifikasi, baik secara online maupun oine.
Lebih dari 250.000 tim, baik dari kalangan profesional maupun komunitas, telah melalui pertarungan di tahap awal untuk memperebutkan tiket ke grand finals.
Ketua Umum Pengprov Esport Seluruh Indonesia (ESI) Sumut, Brigjen TNI Muhammad Nasrulloh Nasution menyebut, FFNS 2025 Spring menjadi ajang mewakili seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
"Esport bukan hanya sekadar permainan, tetapi telah berkembang menjadi bagian kreatif yang berkembang pesat di Indonesia. Kegiatan seperti ini bukan hanya kompetisi tapi juga menjadi wadah bagi anak muda untuk mewujudkan bakat dan kebersamaan, bahkan membuka karir di industri gaming," cetusnya.
Pihaknya akan terus mendukung perkembangan esports, khususnya di Sumut. ESI Sumut telah mencatat sejarah meraih medali emas pada PON 2024 melalui cabor esports mobile legend.
Berita Terkait
-
48 Kode Redeem FF Terbaru 8 Maret 2026: Dapatkan iPhone 17 dan Skin Trogon Merah Gratis
-
Terpopuler: Cara Dapat THR FF Total Rp6 Miliar, Xiaomi Siapkan Pesaing MacBook
-
Cara Berburu THR FF dengan Hadiah hingga Rp6 Miliar, Banyak Pulsa di Free Fire!
-
61 Kode Redeem FF Terbaru 7 Maret 2026: Klaim SG Gurun, Peluang THR 6 M, dan XM8
-
18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
2.001 Pos Kamling Ditargetkan Rampung pada Juni 2026
-
Layanan Angkutan Barang Kereta Api Tetap Beroperasi Selama Lebaran
-
Perjuangan Tim Indosat Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan Saat Banjir Landa Aceh Tamiang
-
Wujudkan Rumah Imipan Anda dengan BRI KPR
-
Kenapa Mobil Listrik Bekas Kurang Diminati? Ini Alasannya