SuaraSumut.id - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo melepas 190 peserta mudik gratis menggunakan lima bus yang disediakan PTPN IV Regional 1. Bus-bus tersebut mengantarkan para pemudik dengan rute Medan-Pekanbaru.
Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN IV PalmCo Suhendri mengatakan, mudik gratis yang diinisiasikan PTPN IV PalmCo sebagai bentuk hadirnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk masyarakat.
Dirinya berharap mudik gratis ini juga dapat mengurangi risiko kecelakaan pada momen Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
"Alhamdulillah, kita berharap dengan kegiatan ini masyarakat bisa merasakan kehadiran BUMN dan membantu kelancaran arus mudik serta mendapatkan keberkahan di bulan ramadhan," kata Suhendri saat pelepasan peserta mudik gratis di Kantor PTPN IV Regional 1, Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Kamis (27/3/2025) kemarin.
Selain mudik gratis, PTPN IV PalmCo juga menyediakan beberapa fasilitas seperti makanan, minuman dan obat-obatan guna kenyamanan pemudik selama menempuh perjalanan.
"Kita harap teman teman ini bisa sampai sebelum berbuka, lalu pemudik juga memperhatikan dan tetap menjaga keamanan barang-barang terutama keselamatannya," ujarnya.
Suhendri juga mengingatkan agar para pengemudi tetap berhati - hati dan mengutamakan kenyamanan pemudik.
"Di jalan mungkin ada pemudik yang sudah turun yang beberapa bangkunya itu kosong, kita mengingatkan supaya pengemudi tidak menambah penumpang lain sehingga pemudik terus merasakan kenyamanan," ingatnya.
Aliyah, salah satu pemudik merasa terbantu dengan hadirnya program mudik gratis yang diinisiasikan PTPN IV PalmCo.
Dirinya berharap kegiatan mudik gratis PTPN IV Palmco terus berlangsung tiap tahunnya untuk mempermudah masyarakat.
"Alhamdulillah semoga selamat sampai tujuan untuk berlebaran bersama keluarga. Kalau saya mau ke Pekanbaru, taunya mudik gratis ini dari media sosial PTPN jadi saya langsung registrasi. Sangat terbantu, apalagi sekarang ini kalau kita mau mudik susah cari tiket," ucapnya.
Sementara dari pantauan di lokasi, para pemudik yang terdiri dari orang dewasa, remaja dan anak-anak sejak pagi terlihat antusias mulai berdatangan untuk mengikuti program mudik gratis.
Mereka terlihat serempak mengenakan topi dan baju berwarna putih bertuliskan "Mudik Aman Sampai Tujuan PTPN IV Regional satu".
Tradisi mudik merupakan kebiasaan atau ritual tahunan yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.
Istilah "mudik" berasal dari kata "udik" yang dalam bahasa Jawa berarti "kampung" atau "desa", sehingga mudik dapat diartikan sebagai pulang kampung.
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap One Way, Ganjil Genap dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026, Jangan Sampai Kena Macet!
-
Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 16 dan 18 Maret, Menhub Siapkan Skema WFA
-
Mudik Lebaran 2026 Diproyeksi Turun, Menhub: Pergerakan Tetap Bisa Tembus di Atas 143 Juta Orang
-
Mudik Gratis Jateng Kapan? Ini Jadwal Resmi dan Syarat Pendaftarannya
-
DAMRI Kerahkan 1.800 Bus, Bidik 2,7 Juta Penumpang Mudik Lebaran 2026
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
2.001 Pos Kamling Ditargetkan Rampung pada Juni 2026
-
Layanan Angkutan Barang Kereta Api Tetap Beroperasi Selama Lebaran
-
Perjuangan Tim Indosat Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan Saat Banjir Landa Aceh Tamiang
-
Wujudkan Rumah Imipan Anda dengan BRI KPR
-
Kenapa Mobil Listrik Bekas Kurang Diminati? Ini Alasannya