SuaraSumut.id - Video yang menampilkan seorang wanita yang merupakan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) mengamuk hingga mencekik leher pramugari di dalam pesawat viral di media sosial (medsos).
Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @indonesia_today, dilihat pada Selasa (15/4/2025), terlihat seorang pramugari berseragam merah berbicara dengan lembut dan sopan dengan wanita berbaju putih.
Tak dinyana, tiba-tiba wanita berbaju putih itu menghardik pramugari tersebut.
"Awaslah aku mau duduk, udah selesai, kau yang memperpanjang," kata wanita berbaju putih tersebut.
Kemudian, wanita berbaju putih itu tampak mencekik pramugari tersebut. Hal ini membuat pramugari terdorong setelahnya.
Terlihat pula seorang pria berdiri di sekitar kedua wanita mencoba melerai. Pria tersebut mencoba menghubungi seseorang melalui handy talkie (HT).
"Diduga anggota DPRD Sumatera Utara berinisial MZ berperilaku tidak baik kepada pramugari karena tidak bersedia kopernya ditaruh di belakang," tulis dalam unggahan.
Anggota DPRD Sumut itu disebut berinisial MZ dari Fraksi Golkar. Ia merupakan anggota DPRD Sumut periode 2024-2029 dapil 8 yang mencakup Kabupaten Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, dan Kota Gunungsitoli.
Berdasarkan informasi, MZ lahir di Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Sumatera Utara (Sumut). Saat ini usia MZ menginjak 47 tahun.
Kronologi Kejadian
Pihak maskapai Wings Air memberikan klarifikasi dan kronologi terkait insiden tersebut.
Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, peristiwa ini terjadi saat boarding sebelum keberangkatan penerbangan IW-1267 rute Gunungsitoli (GNS) menuju Medan Kualanamu (KNO) pada Minggu 13 April 2025.
"Seorang pelanggan dengan nomor kursi 19F berinisial MZ membawa koper yang telah berlabel bagasi tercatat ke dalam kabin pesawat. Sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional, awak kabin (pramugari) mengarahkan koper tersebut untuk dimasukkan ke bagasi kargo bagian belakang," kata Danang, Selasa (15/4/2025).
Danang mengatakan bahwa MZ tidak bersikap kooperatif dan menolak instruksi. MZ justru mendorong dan mencekik pramugari saat awak pesawat hendak menegur.
"Namun, pelanggan menunjukkan sikap tidak kooperatif, menolak instruksi, berusaha melepas label bagasi, dan tidak mengikuti arahan awak kabin meski telah dijelaskan secara persuasif," ucap Danang.
Berita Terkait
-
Lebih dari 50 Balita Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin
-
Polisi Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Viral Video Guru dan Siswi Berkelahi Saling Jambak Kerudung di Kelas, Sungguhan atau Belajar Akting?
-
Viral Warung Mie Babi Didemo, Pemilik Tetap Bertahan dan Tuai Dukungan
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Harga Emas di Pegadaian 26 April 2026, Cek di Sini
-
Hanyut saat Mandi-mandi di Sungai Bingei Langkat, 2 Pelajar Ditemukan Meninggal
-
Ditinggal Jemput Istri ke Medan, Rumah Karyawan BUMN di Simalungun Dibobol Maling
-
BRI Group Perkuat Ekosistem Ultra Mikro Lewat BRILink Agen Mekaar
-
BNI Tanggapi Aksi Demonstrasi di Pematangsiantar