Berdasarkan informasi terkini, beberapa insiden mencakup preman yang menganiaya penjaga konter ponsel karena menolak memberikan top-up DANA gratis pada April 2025, serta pemalakan terhadap pengusaha dan warga oleh oknum yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas).
Kasus lain melibatkan intimidasi terhadap sopir taksi online dan warga yang sedang merenovasi rumah, bahkan ada laporan preman menyerang polisi saat penangkapan pengedar narkoba.
Faktor seperti pengangguran dan kemiskinan disebut sebagai akar masalah, dengan beberapa aksi premanisme terorganisir oleh kelompok tertentu yang menguasai wilayah seperti pasar atau pergudangan.
Pemerintah Kota Medan telah berupaya mengatasi ini dengan mendigitalisasi pembayaran untuk mengurangi pungli, memperkuat sistem keamanan lingkungan (siskamling), serta berkoordinasi dengan Polrestabes Medan dan TNI untuk tindakan tegas.
Meski ada respons cepat dari aparat, seperti penangkapan pelaku viral, tantangan tetap ada, dan aksi premanisme terus muncul.
Masyarakat diimbau melapor melalui hotline 110 atau nomor aduan polsek setempat jika mengalami premanisme, serta mendokumentasikan kejadian untuk bukti tanpa melawan langsung demi keamanan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Sisi Gelap Kapal Cumi Tiongkok: Separuh Awak Alami Kekerasan hingga Aktivitas Merusak Lingkungan
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan
-
Tragedi Perang Jeli Remaja Makassar: Saat Senjata Mainan Dibalas Timah Panas
-
BRI Perkuat Dana Murah, CASA Tembus 70,6% dan DPK Capai Rp1.467 Triliun
-
Gerakan Muda Lawan Kriminalisasi Ungkap Rantai Kekerasan Jerat 709 Tahanan Politik Muda Indonesia
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Spesifikasi Oppo A6s, HP Anti Air dengan Harga Mulai Rp 4 Jutaan
-
Warga Ramai Serbu SPBU, Pertamina: Stok BBM Aman, Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying
-
Mantan Kadis Kesehatan Batu Bara Divonis 5 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Dana BTT
-
3 WN Korea Selatan Dideportasi Imigrasi Belawan
-
Lion Parcel Perkuat Infrastruktur dan Layanan di Medan