SuaraSumut.id - Polda Sumut membongkar praktik pornografi melalui live streaming dari aplikasi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).
Dalam kasus tersebut, polisi menangkap tiga orang, di antaranya seorang anak di bawah umur dan mucikari.
"Direktorat Siber Polda Sumut mengungkap terjadi tindak pidana pornografi dengan memuat di aplikasi dengan inisial T yang melibatkan anak di bawah umur," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan saat konferensi pers, Rabu 16 April 2025.
Ferry mengatakan para pelaku diamankan dari salah satu rumah kos VIP di Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Senin 14 April 2025.
Kos itu disewa pelaku sebagai tempat live konten pornografi tersebut. Ketiga pelaku berinisial RA (25), RPL (19), dan MGOS (15).
Mereka berperan sebagai pelaku utama dan talent dalam live streaming bermuatan pornografi tersebut.
"RA merupakan pengelola akun, sedangkan dua lainnya tampil dalam siaran," ujarnya.
Pengungkapan itu bermula dari patroli siber yang dilakukan oleh pihaknya di aplikasi TikTok.
Petugas menemukan host berinisial YWS alias Ketua Mangkok (35) mempromosikan aplikasi T**i, aplikasi para pelaku melalukan live streaming pornografi.
Saat diinterogasi, kata Ferry, mereka telah melakukan aksi tersebut selama sekitar empat bulan dengan bayaran sebesar Rp 700 ribu.
"Saat ini petugas masih memburu YWS alias Ketua Mangkok, pemilik akun TikTok @presidenmangkok," ungkapnya.
Dalam penangkapan ini, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa lima unit ponsel, tripod, perlengkapan tidur, akun media sosial, akun e-wallet, serta salinan percakapan dan data akun dari aplikasi terkait.
Para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Undang-Undang ITE sebagaimana telah diubah dengan UU No. 1 Tahun 2024.
"Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp 7,5 miliar," jelasnya.
“Polda Sumut tidak akan memberi ruang bagi praktik penyimpangan seksual di ruang digital, terlebih jika melibatkan anak di bawah umur," katanya.
Tips Terhindar dari Konten Pornografi di Media Sosial
Berikut beberapa tips agar pengguna, khususnya anak-anak dan remaja, bisa terhindar dari konten pornografi di media sosial:
- Gunakan Fitur Kontrol Orang Tua (Parental Control)
Orang tua dapat memanfaatkan fitur parental control yang disediakan oleh platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok untuk membatasi jenis konten yang bisa diakses oleh anak-anak.
- Aktifkan Filter Konten Dewasa
Beberapa platform seperti Twitter dan Google memiliki pengaturan untuk menyaring konten dewasa. Pastikan filter ini diaktifkan untuk meminimalkan kemungkinan terpapar konten negatif.
- Blokir dan Laporkan Akun Bermasalah
Jika menemukan akun atau konten yang tidak pantas, segera laporkan dan blokir akun tersebut. Ini tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman.
- Pilih Akun yang Diikuti dengan Bijak
Ikuti akun-akun yang memiliki reputasi baik dan menyajikan konten positif. Hindari akun anonim atau yang mengunggah konten tidak jelas.
- Jangan Klik Tautan Asing Sembarangan
Banyak konten pornografi tersembunyi di balik tautan jebakan (clickbait) yang disebarkan di komentar atau pesan langsung. Selalu waspada sebelum mengklik tautan yang tidak jelas sumbernya.
- Tingkatkan Literasi Digital
Pendidikan mengenai bahaya konten pornografi dan cara menghindarinya perlu ditanamkan sejak dini. Sekolah dan keluarga berperan penting dalam memberikan pemahaman tentang etika penggunaan internet.
- Gunakan Aplikasi Pemantau Aktivitas Online
Bagi orang tua, penggunaan aplikasi yang dapat memantau aktivitas online anak juga bisa menjadi solusi untuk memastikan anak-anak tetap berada di jalur yang aman.
Paparan terhadap konten pornografi tidak hanya berbahaya bagi perkembangan mental dan emosional, tetapi juga dapat menimbulkan kecanduan yang sulit diatasi.
Oleh karena itu, kesadaran dan tindakan pencegahan menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan digital kita.
Tag
Berita Terkait
-
Kejar Cuan Lewat Konten Porno, Modus 'Sengaja Kalah' di Live TikTok Dibongkar Polisi
-
6 HP untuk Live Streaming TikTok dan Shopee, RAM 8GB dan Baterai 5.000 mAh ke Atas
-
Kreator Indonesia Unjuk Gigi di Panggung Live Streaming Dunia
-
Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh
-
LPS Medan Ajak Anak Muda Naik Level: Melek Finansial, Kreatif, dan Siap Berbisnis
-
Siapkan Dana Pensiun Sejak Dini, Buka BRI DPLK via BRImo dan Raih Bonus
-
Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan
-
Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan