SuaraSumut.id - Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran serta keterampilan guru di bidang tata kecantikan pria, SMK Swasta Pariwisata Imelda Medan menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan keterampilan pangkas rambut pria (barber).
Pelatihan ini merupakan kerja sama antara pihak sekolah dengan perguruan tinggi melalui program kemitraan masyarakat.
Acara ini digelar di lingkungan sekolah, berlangsung pada 24 hingga 26 April 2025, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.
Mengusung tema "Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan dan Pendampingan (Barber) Pangkas Rambut Pria Berbasis Kebutuhan Industri", kegiatan ini dipimpin oleh Wisri Ardhita Manda Putri, M.Pd, dosen Pendidikan Tata Rias, selaku ketua pelaksana.
Pelatihan menghadirkan narasumber profesional, Suroso, trainer dari Next Academy Barber yang telah berpengalaman melatih SDM industri barbershop di berbagai kota besar.
Para guru tata kecantikan SMK Swasta Pariwisata Imelda Medan terlibat aktif dalam pelatihan, mulai dari sesi teori hingga praktik langsung.
Materi yang disampaikan mencakup teknik pangkas rambut pria, tren gaya rambut terkini, hingga standar pelayanan profesional di dunia barber modern.
Salah satu peserta pelatihan, Febi mengungkapkan manfaat besar dari pelatihan tersebut.
"Kegiatan ini sangat membantu kami para guru untuk mengikuti perkembangan industri yang begitu cepat. Kami jadi tahu tren terbaru dan cara mengajarkannya ke siswa dengan pendekatan yang lebih relevan," katanya.
Narasumber Suroso menyampaikan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam membentuk lulusan yang siap kerja.
"Guru adalah kunci. Jika gurunya sudah menguasai teknik yang sesuai industri, maka siswa pun akan lebih mudah beradaptasi dengan dunia kerja," ujarnya.
Kegiatan pelatihan barber ini memiliki beberapa tujuan strategis, di antaranya:
- Meningkatkan daya saing lulusan SMK di bidang jasa pangkas rambut dan perawatan pria.
- Mewujudkan sinergi berkelanjutan antara sekolah dan dunia usaha dalam pengembangan kurikulum serta pelatihan vokasi.
- Meningkatkan kemampuan guru dalam mentransfer keterampilan baru kepada peserta didik melalui metode aplikatif dan berbasis industri.
Berita Terkait
-
Heboh Kurikulum Kesehatan di Sekolah: Antara Beban Siswa dan Kompetensi Guru
-
Sosok Tukang Cukur Langganan Keluarga Raffi Ahmad, Bayarannya Fantastis?
-
Barber: Perjalanan Seorang Detektif Swasta dalam Mencari Orang Hilang
-
Peningkatan Kesejahteraan dan Kompetensi Guru Jadi Pilar Penting Merdeka Belajar
-
SMA Negeri 13 Kota Jambi Gelar Bimbingan Teknis untuk Tingkatkan Kompetensi Guru
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Resmikan Jembatan Bailey di Nias Selatan, Jenderal Maruli: Kini Warga Tak Lagi Terisolasi
-
Pria di Tapteng Aniaya Istri Usai Pulang Mabuk, Pelaku Ditangkap
-
Review Rapika: Pelicin Pakaian Untuk Memudahkan Aktivitas Menyetrika
-
IOH Pulihkan 800 BTS Terdampak Bencana Aceh, Pastikan Masyarakat Tetap Terhubung hingga Lebaran
-
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Sempat Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter