SuaraSumut.id - Aksi tawuran yang terjadi di Tol Belmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa), Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), menyebabkan dua orang tertembak.
Kedua remaja tersebut tertembak oleh Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan. Satu dari dua remaja itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
Atas kejadian tersebut, Polda Sumut telah membentuk tim gabungan untuk memeriksa Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan.
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengatakan tim terdiri dari Irwasda, Bidang Propam, Ditreskrimum serta Laboratorium Forensik.
"Untuk transparansi kami membuat tim khusus Polda Sumut dan diketahui Pak Irwasda, Propam, Dirreskrimum. Dari Labfor untuk memastikan tranparansi dari kejadian tersebut, memastikan bahwa tindakan dari Pak Kapolres benar atau tidak," katanya, Senin 5 Mei 2025.
Selain itu, kata Whisnu, pihaknya juga melaporkan kejadian remaja yang tewas tertembak itu ke Mabes Polri, sekaligus meminta arahan terkait penonaktifan AKBP Oloan Siahaan sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan.
"Kami memohon melaporkan dulu kepada Mabes Polri untuk bisa memeriksa Kapolres secara transparan, dan meminta persetujuan dari Mabes Polri untuk bisa menonaktifkan dulu Kapolresnya," ujarnya.
"Diperiksa dulu, karena ini kita harus transparan dulu jangan mengganggu pelayanan Kapolres di sana kami masih mohon arahan dari Mabes Polri untuk menonaktifkan dulu kapolresnya untuk dilakukan pemeriksaan," sambungnya.
Lebih lanjut Whisnu menegaskan pihaknya tidak akan main-main terhadap penegakan hukum atas kejadian yang mengakibatkan satu remaja tewas tertembak tersebut.
"Ini demi transparansi, kita tidak main-main dengan penegakan hukum, kalau salah kita tindak, tapi kalau beliau betul kita sampaikan kepada media," ujarnya.
Diketahui, sejumlah remaja diduga pelaku tawuran menyerang mobil Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Oloan Siahaan di Jalan Tol Belmera, Kota Medan, pada Sabtu 3 Mei 2025 dini hari.
Sejumlah remaja diduga tidak terima atas tindakan polisi yang membubarkan aksi tawuran, lalu menghadang mobil Kapolres Pelabuhan Belawan.
Mereka kemudian melempari mobil tersebut dengan batu dan mengayunkan senjata tajam jenis keewang ke arah mobil.
Menanggapi situasi tersebut, AKPB Oloan Siahaan keluar dari mobil dan melepaskan tiga tembakan peringatan ke udara.
Namun, peringatan tersebut tidak membuat para remaja mundur. Mereka justru membalas dengan menembakkan petasan dan kembali melempari batu ke arah Kapolres.
Tag
Berita Terkait
-
Bentrok Maut di Menteng Diduga Gara-gara Beli Nasi Uduk Tapi Ogah Bayar
-
Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis
-
Gagal Kabur! Polisi Sikat 4 Remaja Pembawa Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Cengkareng
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun