SuaraSumut.id - Pemerintah Kota atau Pemkot Medan akan menggelar kegiatan Gelar Melayu Serumpun ke-8 tahun 2025.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Istana Maimun Medan, mulai 21 sampai 24 Mei 2025.
Pagu anggaran yang disiapkan untuk acara Melayu Serumpun tersebut mencapai Rp 2,5 miliar.
Dana tersebut bersumber dari APBD Kota Medan 2025.
Adapun nama tender tersebut adalah Jasa Penyelenggaraan Acara Gelar Melayu Serumpun.
Hal tersebut diketahui dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Medan.
"Nilai Pagu Paket Rp 2.500.000.000, Nilai HPS Paket Rp 1.997.997.780," demikian tertulis di laman LPSE Medan, dilihat Selasa 13 Mei 2025.
Tender tersebut bernama jasa penyelenggaraan acara gelar Melayu Serumpun.
Tender memiliki kode 10025308000 dan kode rencana umum pengadaan (RUP) 56277791.
Saat ini diketahui proses tender sudah selesai dan dimenangkan oleh PT Cakrawala Indo Semesta. Adapun nilai kontrak mencapai Rp 1,89 miliar.
"Harga kontrak Rp 1.895.047.500," tertulis di laman LPSE.
Anggaran kegiatan Gelar Melayu Serumpun tahun ini naik Rp 600 juta dibanding tahun lalu.
Pada tahun lalu anggaran yang digelontorkan sebesar Rp 1.299.998.700.
Anggaran tersebut dibebankan ke APBD Kota Medan 2024.
Hal tersebut diketahui dari situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik atau LPSE Kota Medan.
"Nilai Pagu Paket Rp 1.800.000.000, Nilai HPS Paket Rp 1.299.998.700," tertulis di LPSE Kota Medan.
Tender memiliki kode 14210308 dengan nama tender Jasa EO Gelar Melayu Serumpun.
Tender tersebut di berada pada satuan kerja Dinas Pariwisata Kota Medan.
Tender dimenangkan oleh PT Cakrawala Indo Semesta. Perusahaan ini beralamat di Jalan Cempaka, Kota Medan.
Diketahui, Pemkot Medan akan menggelar perhelatan Gelar Melayu Serumpun ke-8.
Kegiatan yang juga ditetapkan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sebagai Karisma Event Nusantara 2025 ini dijadwalkan berlangsung mulai 21 sampai 24 Mei 2025.
Asisten Ekonomi Pembangunan, H. Agus Suriyono mengingatkan agar persiapan acara dilakukan secara matang.
Termasuk memperhatikan soal kedatangan maupun kepulangan peserta luar negeri.
Hal ini dikatakan Agus dalam rapat koordinasi yang berlangsung pada Rabu 7 Mei 2025.
Rapat diikuti oleh perwakilan unsur Forkopimda Medan, Kadis Pariwisata M. Odi Anggia Batubara, dan segenap perangkat daerah.
Sebagaimana terungkap dalam rapat, sampai saat ini sudah 29 delegasi terdaftar sebagai peserta.
Dari dalam negeri ada sebanyak 20, yaitu Sabang, Langsa, Aceh Singkil, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur.
Langkat, Binjai (2 delegasi), Serdang Bedagai, Deli Serdang, Asahan, Labuhanbatu Utara, Sibolga, Batam.
Dumai (2 delegasi), Musi Banyuasin, Jakarta, Bandung, dan Pontianak.
Sedangkan delegasi dari luar negeri berasal dari Kuala Lumpur, Ipoh Serawak, Johor, Selangor, Melaka, Singapura, Thailand, dan India.
Pelaksana Gelar Melayu Serumpun ini bertujuan untuk mempromosi kepariwisataan Kota Medan, melestarikan seni budaya Melayu sebagai unsur penting kekuatan keragaman budaya nasional.
Lalu, wadah silaturahmi antar daerah Melayu serumpun baik daerah dalam Medan, luar provinsi, maupun negara tetangga serumpun.
Serta memperteguh marwah dan jati diri suku bangsa Melayu melalui kegiatan seni budaya.
Perhelatan ini juga menjadi sarana mengakrabkan budaya Melayu dengan masyarakat non Melayu baik lokal, nasional dan mancanegara.
Mengembangkan ekonomi kreatif Kota Medan dengan menyediakan sarana dan prasarana untuk mempromosikan produk unggulan khas Medan.
Serta menghibur masyarakat dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Medan.
Agus berpesan agar seluruh perangkat daerah terkait saling berkoordinasi dan bersinergis untuk menyukseskan perhelatan akbar.
Berita Terkait
-
Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027
-
Purbaya Sentil Menkes Gegara Curhat ke DPR soal Pemblokiran Anggaran Rp 12,3 T di Kemenkeu
-
Terancam Gagal Bayar, Purbaya Siapkan Tambahan Anggaran Rp 20 Triliun ke BPJS Kesehatan
-
Purbaya Janji Tambah Anggaran TKD 2026 Usai Dikeluhkan Pemda, Tapi Izin Prabowo Dulu
-
PKB Soroti Ketimpangan Anggaran Pendidikan, Ijtima Ulama Desak Keadilan untuk Pesantren
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Oknum Guru di Tanjungbalai Bantah Bawa Siswa SD ke Rumah untuk Dilecehkan Suami
-
Gasak Motor-Uang dari Rumah Warga, Maling di Deli Serdang Ditembak
-
Suami Guru di Tanjungbalai Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Terancam 9 Tahun Penjara
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas
-
Bebas Produk Tiruan! Beli Masker Wajah Skintific Original di Blibli