SuaraSumut.id - PSMS Medan bersiap menatap musim Liga 2 2025/2026 dengan langkah ambisius. Klub kebanggaan masyarakat Sumatera Utara ini menunjuk Kas Hartadi sebagai pelatih baru.
Penunjukan ini bukan sekadar pergantian nama di kursi pelatih, tapi bagian dari strategi jangka panjang PSMS untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, yaitu Liga 1.
Penunjukan ini terkonfirmasi saat Kas Hartadi mendampingi Direktur PSMS, Arifuddin Maulana Basri, dan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau Stadion Utama Sumut, pada Minggu 27 Juli 2025.
Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, Kas Hartadi bukan nama baru di dunia sepak bola nasional. Kas Hartadi merupakan pria kelahiran Surakarta 6 Desember 1970.
Dirinya pernah mengharumkan nama Indonesia sebagai pemain Timnas di ajang SEA Games 1991, di mana ia dan rekan-rekannya sukses meraih medali emas.
Kas Hartadi dikenal dengan julukan "kijang" karena kelincahannya. Julukan ini diberikan kepadanya karena gaya bermainnya yang lincah dan cepat saat masih menjadi pemain sepak bola.
Sebelum menjadi pelatih PSMS Medan, Kas Hartadi pernah menjadi pelatih di sejumlah klub Indonesia. Terakhir, Kas Hartadi menjadi pelatih PSKC Cimahi.
Ia merupakan pelatih yang dikenal dengan formasi 4-3-3. Sebab, ia kerap menerapkan formasi itu kepada tim yang dilatihnya.
Berikut Karier Kas Hartadi sebagai Pelatih
- Asisten pelatih Sriwijaya FC: 2009-2011
- Kepala pelatih Sriwijaya FC: 2011-2013
- Kepala pelatih Persikabo: 2013-2014
- Kepala pelatih Cilegon United: 2015-2015
- Kepala pelatih Persik Kediri: 2016-2016
- Kepala pelatih Kalteng Putra: 2017-2018
- Kepala pelatih Sriwijaya FC: 2019-2019
- Kepala pelatih Dewa United: 2021-2022
- Direktur Teknik Dewa United: 2022-2023
- Kepala pelatih PSIM Yogyakarta: 2023-2024
- Kepala pelatih PSKC Cimahi: 2024
Berita Terkait
-
Profil Ronny Pasla, dari Lapangan Tenis hingga Jadi Ikon di Bawah Mistar Timnas Indonesia
-
Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China
-
Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
-
PSMS Medan Pede Curi Poin dari Markas Persekat Tegal
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana