SuaraSumut.id - Pelaku penganiayaan dan pembakaran terhadap pria yang dituduh mencuri ubi di Deli Serdang, Sumatera Utara, berencana bikin laporan balik ke pihak kepolisian.
Para pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, yakni A dan HR berencana untuk membuat laporan kasus pencurian terhadap korban PA.
"Mereka tadi malam berencana untuk melaporkan klien kami atas kasus pencurian," kata Riki Irawan selaku kuasa hukum korban kepada SuaraSumut.id, Kamis 14 Agustus 2025.
Dirinya mengatakan laporan terhadap korban terasa aneh. Sebab sesaat kejadian hingga berujung penganiayaan, para pelaku telah berdamai atas kasus pencurian ubi.
"Saat itu sudah damai, makanya aneh kalau mereka buat laporan kasus pencurian," ucap Riki.
Adanya upaya untuk melaporkan balik korban atas kasus pencurian, Riki melanjutkan, merupakan bentuk tidak ada itikad baik dari pihak pelaku.
"Mereka menghambat mediasi, tidak ada itikad baik, begitu juga dengan oknum PNS-nya," ucapnya.
Namun demikian, Riki menyampaikan kalau laporan balik dari para tersangka ini belum dapat diterima pihak kepolisian.
"Belum diterima laporannya," imbuhnya.
Terkait dengan oknum Brimob Polda Sumut Bripka ER yang disebut hanya menempeleng korban, Riki menjelaskan kalau oknum polisi juga ikut melakukan penganiayaan.
"Si Brimob bukan hanya menampar itu, tapi menganiaya hingga bibir korban pecah dan berdarah. 2 gigi korban juga goyang dan hampir lepas," katanya.
Diketahui, dua pelaku pembakaran dan penodongan senjata api ke pria diduga pencuri ubi di ditangkap.
Kedua pelaku adalah warga sipil berinisial A dan oknum PNS berinisial HR.
"Sudah diamankan, ditetapkan tersangka," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Kamis 14 Agustus 2025.
Ferry mengatakan A adalah pelaku penodongan senpi, sedangkan HR adalah pelaku pembakaran.
Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Polsek Medan Tembung.
Berita Terkait
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Gubernur Bobby Nasution Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana hingga 31 Desember 2025
-
Mensos Salurkan Santunan Rp15 Juta bagi Ahli Waris Korban Bencana di Sibolga
-
Anjing Pelacak K-9 Dikerahkan Cari Korban Tertimbun Longsor di Sibolga-Padangsidimpuan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja