SuaraSumut.id - BMKG memperingatkan masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) untuk waspada karena sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang pada Minggu (24/8/2025).
Prakiraan ini disampaikan langsung oleh Prakirawan BMKG Wilayah I Medan, Putri Diana, yang menjelaskan kondisi cuaca secara rinci.
“Kondisi pada Minggu pagi di Sumatera Utara rata-rata berawan dan berpotensi hujan dengan intensitas ringan di Nias Selatan,” ujar Putri Diana di Medan, Sabtu (23/8/2025).
Ia menambahkan bahwa pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang kemungkinan terjadi hampir di seluruh wilayah, terutama di Pakpak Bharat.
Pada malam hari, lanjut Putri Diana, wilayah Deli Serdang dan Langkat masih berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang, sedangkan pada dini hari hujan ringan diperkirakan terjadi di Padang Lawas.
Suhu udara di seluruh wilayah diprediksi berkisar antara 14-36 derajat Celsius dengan kelembaban 77 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan 3-7 km per jam.
“Kepada masyarakat diimbau untuk tetap waspada potensi terjadinya hujan dengan durasi panjang karena dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor,” imbau Putri Diana.
Selain itu, Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Riandiny Putri, menyampaikan bahwa sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi dilanda gelombang tinggi setinggi 1,25 hingga 2,5 meter mulai 24 hingga 27 Agustus 2025.
Gelombang ini dapat terjadi di Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, perairan timur dan barat Kepulauan Nias, perairan barat Sumatera Utara, serta perairan Kepulauan Batu.
Pola angin di wilayah Sumatera Utara umumnya bergerak dari selatan hingga barat dengan kecepatan 4-20 knot. Kondisi ini dinilai cukup signifikan untuk para nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi resmi BMKG.
Dengan prediksi hujan ringan hingga sedang dan gelombang tinggi di perairan Sumatera Utara, masyarakat diimbau tetap waspada dan memperhatikan potensi bencana hidrometeorologi hingga akhir Agustus. (Antara)
Berita Terkait
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak
-
Putri Hujan & Kesatria Malam: Cinta, Pengorbanan, dan Rahasia Keluarga Hanafiah
-
Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
-
Puluhan Tahun Menanti, Jalan Strategis di Nias Utara Akhirnya Diaspal Era Gubernur Bobby
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polda Aceh Pecat Polisi Edarkan 142 Vape Getar di Bireuen
-
Puting Beliung Terjang 33 Desa di Deli Serdang, 108 Rumah Terdampak
-
Cara Memaksimalkan Layar Galaxy Z Fold8, Jadi Lebih Optimal
-
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Pidie Aceh, 7 Tewas
-
Buntut Kematian Winda Lorenza, Mantan Suami Dipatsus Propam Polda Sumut