SuaraSumut.id - Di tengah kesibukan sehari-hari, banyak orang, terutama generasi milenial dan Gen Z sering lupa merawat dirinya sendiri.
Padahal, self-care bukan cuma tren, tapi kebutuhan dasar agar hidup lebih seimbang. Menjaga kesehatan tubuh, mental, dan emosi adalah investasi jangka panjang yang bikin hidup terasa lebih ringan, produktif, dan bahagia.
Berikut lima cara self-care sederhana yang bisa kamu lakukan tanpa biaya besar, tapi efeknya signifikan untuk meningkatkan kualitas hidup.
1. Me Time Tanpa Rasa Bersalah
Di era hustle culture, sering muncul rasa bersalah kalau mengambil jeda dari pekerjaan atau aktivitas produktif. Padahal, meluangkan waktu untuk diri sendiri justru bikin energi kembali terisi.
Tips Me Time yang sehat:
- Nonton drama atau film favorit tanpa distraksi.
- Membaca buku inspiratif atau novel ringan.
- Jalan santai sambil menikmati udara segar.
Ingat istirahat bukan berarti malas, tapi bagian dari siklus produktivitas yang sehat.
2. Olahraga Ringan yang Kamu Suka
Banyak orang berpikir olahraga harus berat atau di gym. Padahal, olahraga ringan juga punya manfaat besar untuk kesehatan fisik dan mental.
Pilihan olahraga ringan yang cocok buat kamu:
- Yoga untuk melatih ketenangan dan fleksibilitas.
- Zumba atau dance workout buat yang suka musik dan gerakan energik.
- Stretching 15–30 menit untuk mengurangi pegal dan meningkatkan mood.
Dengan konsistensi, olahraga ringan bisa menurunkan stres, meningkatkan fokus, dan bikin tidur lebih nyenyak.
3. Digital Detox
Teknologi memang memudahkan hidup, tapi overdose scroll media sosial justru bikin kita gampang membandingkan diri dengan orang lain. Dampaknya? Stres meningkat, rasa percaya diri menurun.
Cara sederhana memulai digital detox:
- Batasi penggunaan gadget sebelum tidur minimal 1 jam.
- Ganti aktivitas scrolling dengan journaling, membaca, atau mendengarkan musik relaksasi.
- Pasang reminder screen time di ponsel agar lebih sadar waktu.
Dengan mengurangi ketergantungan pada gadget, pikiran jadi lebih tenang dan fokus meningkat.
Berita Terkait
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Di Balik Senyum Media Sosial: Mengapa Hidup Terasa Berat Meski Tampak Baik-Baik Saja?
-
Tren Medical Tourism di Asia Tenggara, Jadi Tolok Ukur Mutu Layanan Kesehatan?
-
Riset Ungkap Risiko Kesehatan dari Talenan Plastik yang Sering Dipakai di Rumah
-
47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Jaga Konektivitas Warga di Huntara, Telkomsel Perkuat Akses Internet
-
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor di Meulaboh, Dua Unit Kendaraan Diamankan
-
Link DANA Kaget Gratis Siang Ini Gacor Habis, Sikat Sebelum Kehabisan
-
Gempa Dangkal Guncang Bener Meriah Aceh
-
Permainan Domino Dilarang di Aceh Barat