SuaraSumut.id - Apakah kamu sering merasa ngantuk setelah makan manis? Tenang, kamu tidak sendiri. Fenomena ini dikenal sebagai sugar crash, kondisi ketika kadar gula darah naik drastis lalu cepat turun.
Alih-alih memberikan energi tahan lama, konsumsi gula berlebih justru bikin tubuh cepat lelah, sulit fokus, bahkan memengaruhi kesehatan jangka panjang.
Dalam artikel ini, kita akan membahas bahaya gula berlebihan, efeknya terhadap tubuh, dan bagaimana cara menghindarinya.
Gula Cepat Naikkan Energi, Tapi Cepat Juga Turunnya
Setelah kamu makan atau minum yang manis, kadar glukosa dalam darah langsung melonjak. Lonjakan ini membuat tubuh terasa lebih berenergi, bahkan “melek” dalam waktu singkat.
Namun, efek ini tidak bertahan lama. Insulin bekerja cepat menurunkan kadar gula darah, sehingga tubuh justru mengalami penurunan energi drastis.
Inilah yang menyebabkan kamu merasa ngantuk, lemas, bahkan linglung setelah mengonsumsi gula berlebih.
Dampak Gula Berlebihan pada Kinerja Otak
Selain bikin ngantuk, konsumsi gula berlebihan juga memengaruhi fungsi otak. Saat gula naik turun tidak stabil, aliran energi ke otak terganggu. Dampaknya:
- Susah fokus pada pekerjaan atau belajar.
- Mudah lelah mental meskipun tidak banyak aktivitas.
- Mood swing alias suasana hati yang cepat berubah.
Studi neurosains juga menemukan bahwa gula berlebih bisa menurunkan daya ingat dan mempercepat penurunan kognitif jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
Risiko Obesitas dan Diabetes
Bahaya gula tidak berhenti pada rasa ngantuk. Gula yang tidak dipakai tubuh akan disimpan sebagai lemak.
- Jika konsumsi terus berlebihan, berat badan meningkat.
- Lama-kelamaan tubuh bisa mengalami resistensi insulin, kondisi yang menjadi pintu masuk penyakit diabetes tipe 2.
- Risiko penyakit kardiovaskular pun ikut naik.
Berita Terkait
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro: Gelang Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap dan Baterai Super Awet
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit
-
Menkes Budi: Sektor Kesehatan Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Keluarga Merasa Janggal, Ekshumasi Jenazah Steven Sitorus di Toba Dilakukan
-
ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Flagship Baru untuk Profesional
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru