- Kepala SMA Negeri mengaku pihak sekolah baru mengetahui kejadian ini pada Sabtu, 20 September 2025
- Seorang siswa menemukan anak kecoa di dalam nasi kotak yang baru saja dibagikan
- Sekolah tidak menutup mata dan akan mengambil langkah cepat
SuaraSumut.id - Sebuah insiden mengejutkan terjadi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 14 Batam, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Pada Kamis, 18 September 2025, seorang siswa menemukan anak kecoa di dalam nasi kotak yang baru saja dibagikan.
Kejadian bermula ketika siswa tersebut hendak menyantap makan siangnya. Saat membuka kotak, ia melihat sesuatu yang bergerak di antara lauk. Setelah diperhatikan lebih dekat, ternyata benda tersebut adalah seekor anak kecoa hidup.
Sontak, siswa ini segera melaporkan temuannya kepada guru. Laporan tersebut lalu diteruskan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
Tanggapan Pihak Sekolah
Kepala SMA Negeri 14 Batam, Faisal Amri, menjelaskan bahwa pihak sekolah baru mengetahui kejadian ini pada Sabtu, 20 September 2025, dua hari setelah insiden berlangsung. Informasi diperoleh bukan langsung dari siswa atau guru melalui jalur resmi, melainkan dari luar.
"Informasi tentang temuan ini baru saya terima pada Sabtu. Karena siswa yang bersangkutan tidak melapor melalui prosedur resmi sekolah. Kami baru tahu setelah ada informasi dari luar," kata Faisal, melansir batamnews.co.id, Senin 22 September 2025.
Faisal menegaskan, sekolah tidak menutup mata dan akan mengambil langkah cepat. Rencananya, hari ini pihak sekolah akan memanggil siswa yang menemukan kecoa itu untuk klarifikasi langsung. Setelah itu, kasus ini akan diteruskan secara resmi kepada pengelola Program MBG.
"Saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, sekolah akan mengklarifikasi ke siswa yang bersangkutan. Setelah itu, secara resmi sekolah akan menindaklanjuti hal ini kepada pihak MBG," tegasnya.
Ia juga memberikan penjelasan soal keterlambatan informasi ini. Faisal menekankan bahwa hal ini bukan karena kelalaian sekolah, melainkan karena alur informasinya tidak melalui prosedur yang semestinya.
"Jadi maaf, pihak MBG juga bertanya tentang ini dan saya belum bisa menjawab detail. Bukan karena kami abai, tapi alur informasinya memang baru sampai ke sekolah di akhir pekan," katanya.
Berita Terkait
-
Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!
-
Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
-
MBG Sukses Ciptakan Ekosistem Rantai Pasok Baru di Daerah
-
Portal Mitra BGN: Cuma Kosmetik Digital yang Tekuk di Tangan Pejabat?
-
Skandal Miliaran BGN Dibongkar: Ketegasan Nyata atau Bom Waktu yang Telat?
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Kereta Laga Kambing di Deli Serdang, 1 Orang Tewas
-
Lantik 17 Pejabat Fungsional-3 PNS, Kakanwil Imigrasi Sumut Sampaikan Pesan Penting
-
Pasutri Pengedar Sabu di Medan Ditangkap, Uang-Perhiasan Senilai Rp 500 Juta Disita
-
Dorong Investasi, Imigrasi Sumut Hadirkan ULTIMA di KEK Sei Mangkei
-
Perluas Layanan Global, BRI Bawa QRIS Cross Border BRImo ke Jaringan Merchant di China