- Ninja Xpress merayakan 10 tahun dengan menghadirkan layanan baru yang fokus pada efisiensi operasional dan kebutuhan.
- Perusahaan memperluas layanan rantai dingin untuk produk segar dan beku dengan sistem pendingin ramah lingkungan.
- Layanan cross border kini memungkinkan pengiriman langsung ke Malaysia dan Singapura.
SuaraSumut.id - Selama 10 tahun terakhir, Ninja Xpress terus menegaskan komitmennya, mendengar kebutuhan pelanggan, kemudian menerjemahkannya menjadi solusi operasional yang relevan, dari UMKM hingga korporasi.
Momen ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang meluncurkan paket stimulus ekonomi senilai Rp 16,23 triliun untuk mendorong pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja.
Sejalan dengan langkah pemerintah, Ninja Xpress menekankan peranannya menjaga arus barang agar lebih efisien, andal, dan terukur.
"10 tahun bersama bukan sekadar skala jaringan, tapi kebiasaan mengubah insight menjadi
layanan, dari routing yang lebih presisi, opsi layanan B2B ritel, sampai rantai dingin untuk produk sensitif suhu," kata Andi Djoewarsa CMO Ninja Xpress.
Data internal Ninja Xpress 2025 menunjukkan lonjakan signifikan untuk kategori automotive dan electronic yang tumbuh lebih dari 40 persen, serta F&B yang naik 50%.
Kategori ini menuntut efisiensi operasional, visibilitas stok, dan kelincahan restock di ritel modern maupun jaringan dealer suku cadang.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, layanan Ninja B2BR hadir dengan berbagai fitur unggulan, yaitu:
- Pengantaran Multi-Parcel hanya dengan satu airwaybill.
- Gratis biaya pengembalian Delivery Order (DO).
- Layanan Full Truck Load (FTL) yang bisa melakukan pengantaran di lebih dari satu titik.
- Asuransi barang bernilai tinggi hingga Rp 500 juta lengkap dengan priority tagging.
- Harga dan SLA yang kompetitif.
Pengiriman Rantai Dingin Diperluas
Tingginya permintaan produk F&B mendorong Ninja Xpress memperluas layanan rantai dingin. Setelah menghadirkan Ninja Cold (−18 °C) untuk produk beku, kini tersedia Ninja Chill (0–5 °C) untuk produk segar seperti sayur, susu, pastry, hingga mixed chill basket ritel.
Layanan ini dilengkapi dengan Eco-Freeze System (EFS Chill) untuk menjaga suhu tetap stabil tanpa listrik saat transit, plus bukti visual suhu di titik muat hingga titik penerimaan.
Survei Ninja Xpress dan MNC Portal Litbang akhir 2024 menunjukkan 93,9% melakukan pembelian frozen food karena faktor kenyamanan dan kepraktisan.
UKM seperti Pawon Sentra Tama, pemasok seafood ke brand seperti Shigeru, AEON Sushi, hingga Shabu Hachi, mengakui peran Ninja Cold.
"Yang kami butuh itu dingin yang konsisten, bukan sekadar cepat," ucap Dasep Isbandi, Logistic
Manager Pawon Sentra Tama.
Ninja Cross Border Kini Lebih Dekat
Ninja Xpress memperluas cakupan layanan cross border. Jika sebelumnya hanya terpusat di Jakarta, kini pengiriman dari seluruh mitra di Jabodetabek dan Jawa Barat dapat langsung ke Malaysia dan Singapura.
Berita Terkait
-
Purbaya Mau Panggil Menhub Gegara Pengusaha Ngeluh Biaya Logistik Mahal
-
Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan
-
Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan
-
Perusahaan Logistik Global Ungkap Nasib Pelaku Usaha RI di Pasar Internasional
-
Satu Kali Kunjungan, Dua Pergerakan: Inovasi Logistik untuk Kurangi Kepadatan Tanjung Priok
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mobil Listrik Makin Ramai, Changan Hadirkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan
-
Pria di Medan Ngaku Polisi, Rudapaksa dan Rampas HP Remaja Wanita
-
Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Medan, Belasan Rumah Warga Rusak
-
BRI Peduli Bangun 3 Posko Logistik dan Dapur Umum untuk Bantu Korban Gempa NTT
-
Pilu Pensiunan PTP III, Kebun Sawit di Langkat yang Jadi Tumpuan Hari Tua Diklaim Agrinas