- PB HMI mendukung langkah PLN dalam memastikan pasokan listrik andal untuk Program Makan Bergizi Gratis.
- Dukungan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.
- PLN menyiapkan infrastruktur listrik di sentra produksi dan distribusi makanan bergizi untuk menjaga kelancaran program.
SuaraSumut.id - PB HMI mendukung langkah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya PLN, dalam memastikan pasokan listrik andal bagi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah di 31 provinsi.
Wasekjen PB HMI, Alwi Hasbi Silalahi, menyatakan dukungan ini mencerminkan sinergi nyata antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.
"Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan sosial, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul. Karena itu, keandalan energi listrik menjadi elemen penting agar seluruh proses produksi hingga distribusi makanan bergizi berjalan lancar," kata Hasbi, Selasa 28 Oktober 2025.
Menurut Hasbi, keterlibatan PLN merupakan bagian dari komitmen BUMN dalam mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional.
Melalui kesiapan infrastruktur kelistrikan di lokasi Sentra Produksi dan Penyimpanan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG, PLN memastikan suplai listrik stabil untuk kebutuhan produksi, pendinginan, dan distribusi makanan bergizi.
"PLN sudah menyiapkan dukungan infrastruktur di lapangan. Ini mencakup fasilitas produksi makanan, penyimpanan, hingga lokasi distribusi. PB HMI memandang langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial BUMN yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya.
Hasbi menambahkan, dukungan PLN terhadap MBG juga selaras dengan program Electrifying Agriculture, yang memperkuat rantai pasok pangan nasional melalui penerapan energi bersih di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.
"Energi listrik menjadi penggerak utama modernisasi pertanian dan industri pangan. Dari mesin pengolah hasil tani hingga sistem pendingin ikan, semua bergantung pada pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan," tegasnya.
Ia juga menilai sinergi antara pemerintah dan BUMN dalam program MBG sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
"Langkah ini menunjukkan komitmen kolaboratif yang kuat dalam memperkuat fondasi gizi nasional. PB HMI mendukung penuh upaya ini dan siap berperan aktif mengawal pelaksanaannya di daerah-daerah," kata Hasbi.
Berita Terkait
-
Pemulihan Jaringan Listrik Pascagempa NTT
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
Bukan Massa Mahasiswa, 21 Orang Bawa Petasan dan Diduga Molotov Dipulangkan
-
WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
Bocah 7 Tahun Viral Mengaku Disiksa Wanita di Dairi, Polisi Tangkap Pelaku
-
Remaja Pemilik Akun Geng Motor di Medan Diamankan, Polisi Sita Celurit
-
Enam Penghargaan Internasional Diraih BRI Group, Kinerja hingga Transformasi Jadi Sorotan
-
Transaksi Qlola Capai Rp8.799 Triliun, BRI Perkenalkan Tampilan Baru