- Lagu "Teruntuk Mia" karya musisi Medan Muhammad Rizki Nugroho viral dan telah diputar lebih dari 48 juta kali di Spotify.
- Lagu ini ditulis Nuh sebagai ungkapan cinta dan syukur untuk istrinya, Mia.
- Keberhasilan lagu tersebut membuat Nuh kembali bersemangat melanjutkan karier di dunia musik.
SuaraSumut.id - Muhammad Rizki Nugroho, musisi asal Medan, kini tengah menapaki perjalanan baru dalam dunia musik Indonesia. Namanya mencuat setelah lagu "Teruntuk Mia" viral di berbagai platform digital.
Dirilis pada 13 Juni 2024, lagu bernuansa pop melayu ini kini telah diputar lebih dari 48 juta kali di Spotify dan menjadi latar dari ribuan video di TikTok bertema romansa.
Bagi pria dengan nama pangguh Nuh, lagu ini bukan hanya karya yang mengangkat namanya, tetapi juga sebagai titik balik dalam kehidupannya sebagai musisi.
BACA JUGA: Nggak Perlu Nunggu Gajian! Klik 5 Link DANA Kaget dan Dapatkan Saldo Gratis Rp 899 Ribu
"Alhamdulillah dengan lagu Teruntuk Mia, Nuh mulai dikenal, walaupun masih banyak juga yang belum tahu siapa Nuh, hanya tahu lagunya saja,” ujarnya dengan rendah hati. Kalau untuk pencapaian sejauh ini, mungkin sudah dinikmati jutaan orang," katanya.
Lagu ini hadir dengan aransemen sederhana khas pop melayu, dipadu petikan gitar lembut yang mengiringi vokal hangat Nuh. Kesederhanaan inilah yang justru menjadi kekuatan utama lagu tersebut.
Tidak ada produksi megah, tidak ada gimik berlebihan, hanya perasaan jujur yang mengalir dari seorang pria yang ingin mengungkapkan rasa syukur kepada orang yang dicintainya. Lagu berdurasi tiga menit lebih itu terasa intim, seolah Nuh sedang berbicara langsung kepada pendengarnya.
Sosok “Mia” dalam lagu ini bukanlah karakter rekaan, melainkan istri Nuh sendiri. Ia menjelaskan bahwa lagu ini adalah bentuk ungkapan syukur dan cinta yang tulus untuk sang pendamping hidup.
BACA JUGA: Urutan Skincare Terbaik Saat Cuaca Panas Agar Kulit Tetap Sehat dan Glowing
Dari perasaan itulah, "Teruntuk Mia" tumbuh menjadi lagu yang mampu menyentuh banyak hati tanpa perlu banyak kata.
Menariknya, lagu yang kini menjadi fenomena ini pada awalnya justru direncanakan sebagai karya terakhir dari Nuh. Saat itu, ia sempat terpikir untuk berhenti berkarya di bidang musik dan kembali menjalani kehidupan seperti orang kebanyakan. Namun, takdir justru membalikkan keadaan.
"Teruntuk Mia awalnya saya rencanakan jadi lagu terakhir sebelum berhenti bermusik. Tapi ternyata justru lagu inilah yang membuka jalan baru dan menumbuhkan kembali semangat saya untuk berkarya," ujarnya.
Nuh mengaku, proses viralnya lagu tersebut benar-benar di luar dugaannya. Ia tidak membuat kampanye dan strategi promosi apa pun, bahkan Ia tidak menyangka lagu yang ditulis dari hati bisa diterima seluas itu oleh jutaan pendengar.
BACA JUGA: Benarkah Mencabut Bulu Ketiak Membuatnya Tumbuh Lebih Lebat? Ini Penjelasannya
“Saya juga sebenarnya tidak menyangka dan sama sekali tidak merencanakan untuk viral. Tapi kalau ditanya kenapa banyak yang suka, mungkin karena lagunya cukup easy listening dan gampang dicerna," ucapnya.
Berita Terkait
-
Hasil IBL 2026: Pelita Jaya Makin Tak Terbendung, Rajawali Medan Korban Berikutnya
-
Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Boyong Jon Batiste hingga Wave to Earth
-
Rayakan Hari Musik Nasional, Rising Jadi Pundi-Pundi Pendapatan Baru Buat Musisi Tanah Air
-
Merayakan Perempuan, FISTFEST Hadirkan Ruang Ekspresi Lewat Bunga dan Musik
-
Kala Media Sosial sebagai Medan Perang Baru Propaganda Global
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Santuni 1.000 Bilal Mayit-Pengurus Masjid di Medan
-
Aceh Tamiang Kian Ramai di Penghujung Ramadan: Berburu Takjil dan Belanja Baju Lebaran
-
Anak-Anak Aceh Tamiang Antusias dengan MBG: Ada Daging Ayam dan Lembu, Buahnya Anggur dan Apel
-
Imigrasi Sumut Distribusikan 5.000 Paket Kebaikan di Ramadan
-
Ngabuburit hingga Bukber Makin Hemat dengan Promo Ramadan BRI