- PT KAI Divre I Sumut mengangkut 52.872 ton barang pada Oktober 2025, naik lima persen dari bulan sebelumnya.
- Tingkat ketepatan keberangkatan dan kedatangan kereta barang KAI Sumut mencapai lebih dari 96 persen.
- Angkutan barang kereta api dinilai efisien, aman, dan ramah lingkungan dibanding moda transportasi lain.
SuaraSumut.id - PT KAI Divre I Sumut mencatat pengangkutan 52.872 ton barang sepanjang Oktober 2025, naik lima persen dari September yang mencapai 50.390 ton.
"Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan barang berbasis kereta api," kata Manajer Humas KAI Divre I Sumut M As'ad Habibuddin, melansir Antara, Sabtu 8 November 2025.
Pada Oktober 2025, KAI Sumut mengangkut BBM 27.917 ton, peti kemas 13.340 ton, CPO 10.998 ton, barang hantaran 363 ton, dan lateks 255 ton.
As'ad menjelaskan kereta api memiliki sejumlah keunggulan dibanding moda transportasi lainnya.
Dari sisi kapasitas, satu gerbong dapat mengangkut hingga 42 ton atau setara dengan dua truk kontainer.
"Dengan satu rangkaian berisi 20 gerbong peti kemas, kereta api mampu menggantikan hingga 40 truk sekaligus," ujarnya.
Selain kapasitas besar, ketepatan waktu juga menjadi nilai tambah angkutan barang menggunakan kereta api.
Pada Oktober 2025, tingkat ketepatan keberangkatan kereta barang KAI Sumut mencapai 97,45 persen, meningkat dibanding bulan sebelumnya sebesar 94,58 persen.
Sementara itu, tingkat ketepatan kedatangan mencapai 96,86 persen, naik dari 94,18 persen pada bulan sebelumnya.
Tak hanya unggul dalam ketepatan, angkutan barang KAI juga menawarkan keamanan tinggi, bebas pungutan liar, serta dikelola oleh sumber daya manusia yang profesional dan tersertifikasi.
Selain itu, moda ini turut mendukung efisiensi biaya logistik, mengurangi kemacetan jalan raya, menekan emisi polusi, dan meminimalkan kerusakan infrastruktur jalan akibat kendaraan berat.
Berita Terkait
-
KAI Masuk 10 Besar CX100 Danantara 2026
-
PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas
-
Komdigi Siapkan Aturan Harga GoFood dan Layanan Antar Barang, Platform Wajib Transparan
-
Jumlah Penumpang KRL Terus Naik, Produsen Whoosh Pasok 132 Unit KRL Baru
-
KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Advokat Jordan Sitepu Nilai Tuntutan Mati Terhadap YH Tidak Didukung Bukti yang Cukup
-
Polisi Diduga Tembak-Aniaya Terduga Pencuri Berondolan Sawit Diperiksa Propam
-
Rayakan Bulan Inklusi Keuangan, BRI Dorong Literasi Digital dan Ekonomi Desa Lewat BRILink Agen
-
Viral Video Rayap Besi Curi Kursi Gereja di Medan
-
Penumpang KA Putri Deli Tembus 970.762 hingga September 2026