- Polisi mengungkap penimbunan BBM pascabanjir di Medan yang melibatkan dua operator SPBU dan dua pembeli.
- Aksi penyalahgunaan terjadi di SPBU Percut Seituan dan Sei Kera Hilir dengan bantuan barcode palsu.
- Dua operator dan dua pembeli ditangkap; operator mendapat keuntungan Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per jeriken.
SuaraSumut.id - Polisi mengungkap kasus penimbunan dan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat langka pascabanjir di Medan, Sumatera Utara.
Aksi tersebut dilakukan oleh pembeli dengan bersekongkol dengan dua operator SPBU. Para pelaku beraksi di dua lokasi, yaitu SPBU di Kecamatan Percut Seituan dan SPBU di Sei Kera Hilir.
Dalam kasus ini, polisi menangkap dua operator SPBU berinisial MHN (56) dan AH (18). Selain itu, petugas juga menangkap dua pembeli berinisial F (47) dan SY (43).
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto mengatakan, pelaku SY (43) membeli menggunakan becak bermotor (betor) tanpa memiliki barcode. Pembeli mendapatkan barcode dari operator yang juga ikut diamankan.
"Setiap jerikennya operator mendapatkan keuntungan Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu," katanya, Selasa 9 Desember 2025.
Sementara F membeli BBM menggunakan mobil untuk mengangkut jeriken-jeriken. Total pertalite yang disita dari F (47) sebanyak 133 liter.
" F mendapat barcode dari operator yang sebelumnya telah menyimpan barcode orang lain dengan menggunakan Electronic Data Capture (EDC)," ujar Bayu.
Usai menangkap para pelaku, petugas langsung memboyongnya ke Satreskrim Polrestabes Medan. Polisi menghimbau pada masyarakat dan para pelaku usaha dilarang keras menimbun BBM bersubsidi.
"Bagi setiap penyalahgunaan niaga BBM bersubsidi akan ditindak tegas," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Tekan Konsumsi BBM, Pemerintah Pertimbangkan ASN WFA dan Sekolah Daring
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara
-
Selamat Tinggal Mobil Dinas Baru: Strategi Ekstrem Prabowo Tiru Pakistan Hadapi Krisis BBM
-
Bertahan Hidup di Hotel Tenggelam: Ulasan Pulau Batu di Samudra Buatan
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
Terkini
-
250 Warga Mudik Gratis, 7 Bus Diberangkatkan ke Aceh hingga Sumbar
-
Mau Liburan Lebaran ke Luar Negeri, Transaksi Mudah Tanpa Ribet Tukar Uang
-
Pemerintah Beri Hunian Tetap untuk 104 KK di Aceh Utara dengan Interior Lengkap dan Masjid
-
365 Hunian Tetap Dibangun Kembali di Aceh, Warga: Kamarnya Luas!
-
Imigrasi Padangsidimpuan Salurkan Bantuan untuk Warga Kurang Mampu